KAYUAGUNG OKI, LS – Kebakaran lahan gambut seluas 10 hektar, berlokasi di Desa Tanjung Sari 2, Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Kapolda Sumsel, Irjen Pol A. Rachmat Wibowo S.IK bersama didampingi Irwasda, Kombes Feri Handoko dan Karo Ops, Kombes M Anis Prasetyo serta Dirpolairud, Kombes A Kusmaedi terjun langsung lakukan tinjau lokasi lahan terbakar, Hari ini (14/8).
Kehadiran Polisi nomor satu di Bumi Sriwijaya ini guna lakukan pemantauan, terhadap langkah-langkah penanganan dilakukan petugas gabungan, TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD bersama pihak pemadam PT. Sampoerna Argo dan PT. Waimusi, kemudian masyarakat peduli api yang tengah terus berupaya padamkan api.
Melihat kondisi tersebut, Kapolda Irjen Pol A. Rachamat Wibowo memerintahkan guna mempertebal personel BKO Khususnya berasal personel Polda Sumsel dan personel Satbrimob.
“Dua tim pemadam Polda Sumsel, sembayak 18 orang telah berada di lokasi untuk memadamkan api bersama sama dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran PT Sampoerna dan PT Way Musi dengan dukungan water bombing dari Satgas Udara Provinsi Jambi yang dikendalikan oleh Danlanud SMH,” terang Irjen Pol A. Rachamat Wibowo dalam keterangan pres rilisnya.
Selain itu, dengan melihat kondisi dilapangan. Dirinya pun telah memerintahkan untuk, penambahan anggota BKO paling tidak sebanyak 18 orang.
“Saya sudah meminta tambahan perkuatan dua tim pemadam kebakaran Polda Sumsel dan satu tim Brimob untuk mempercepat proses pemadaman, saat ini sudah dalam perjalanan. Total jumlah tim tambahan ini sebanyak 48 personel,” kata dia.
Masih kata Irjen Pol A. Rachmat Wibowo bahwa untuk perberdayaan dilapangan sendiri. Langkah-langkah tersebut, diserahkan kepada Kapolres OKI agar berkoordinasi dengan camat, kades agar sama-sama mengatur tugas pemadaman.
“Dan untuk teknik pemadaman dipercayakan ke pihak Manggala Agni untuk memberi petunjuk dan arahannya. Begitupun dari PT Sampoerna Agro, juga membuat sekat kanal ada tiga eksavator yang diturunkan untuk membuat kanal sepanjang 300 meter untuk mendekatkan sumber air ke titik api,” tandasnya.
Untuk itu, lanjut pria dahulu perna menjabat Kapolda Jambi diharapkan tentunya segera mungkin api cepat padam dan tidak ada lagi lahan terbakar, khususnya terjadi diwilayah OKI maupun wilayah lainya.
“Mudah mudahan cepat padam dan tidak ada lagi kebakaran. Tahun ini untuk titik api lebih sedikit dari tahun lalu,” tukasnya.
Penulis : ARIE












