LUBUKLINGGAU, LS – Sebagaimana menjadi komitmen bersama, membantu pemerintah mengentaskan Stunting. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha S.IK selaku Bapak Asuh Stunting didampingi Ibu Ketua Bhyangkari Cabang Lubuklinggau Ny. dr. Aryanti Indra Arya, Do To Dor dari rumah ke rumah menemui sekaligus berikan tali asih kepada anak-anak Stunting yang ada di Kelurahan Eka Marga Kota Lubuklinggau, Hari ini (18/1) pagi tadi.
Kunjungan, Kapolres AKBP Indra Arya Yudha juga didampingi langsungKepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Lubuklinggau, Erwin Armedi, Kepala UPTD Puskesmas Simpang Priuk, Hj. Titin.
Berdasarkan pantauan, Linksumatera.co.id dilapangan. Pertama kali, Kapolres AKBP Indra Arya Yudha mendatangi kediaman Hendiawan Saputra, berlokasi di RT 04, Kelurahan Eka Marga. Disana, rombong disambut keceriaan Alta balita umur 3 tahun merupakan anak asuh Stuntingnya.
Setelah menyempatkan diri, untuk berkengkraman. Secara langsung, AKBP Indra Arya Yudha menyerahan tali asih berupa, makanan olahan ikan mengadung protein, sayuran, buah-buahan. Kemudian juga, susu dan beras.
Usai menemui anak asuhnya, rombongan melanjutkan mengujungi 4 orang anak Stunting lainya yakni, Jesika 28 bulan, Anisa usia 3.6 tahun berada di RT 06 Kelurahan Eka Marga. Selanjutnya M. Rafaizan usia 21 bulan, dan Gefano usia 34 bulan warga yang tinggal di Kelurahan Eka Marga.
Untuk diketahui, tali asih yang diberikan Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha kepada Anak-anak stunting, berupa paket susu, makanan tambahan lengkap, 1 karpet telur berserta 10 Kg beras.
Dikesempatan bertemu Alta anak asuh Stuntingnya, AKBP Indra Arya Yudha menyampa sekaligus mengungkapkan kalaula, Alta anak asuhnya telah menunjukan perkembangan, baik itu dari terlihat dari bertambah berat badanya.
“Ini anak asuh saya, tapi kalau dibanding waktu kita terakhir. Alta anak kita ini terlihat sudah nambah berat badanya. Kami datang membawah, ada olahan makan ikan. Ada buah pisang, sayuran. Ada juga susu dan beras. Alhmadulilah,” ungkap AKBP Indra Arya Yudha.
Dikatakan, Pria berpangkat melati dua ini bahwa untuk diketahui bersama cukup banyak anak-anak generasi penerus bangsa membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam hal masalah pertumbuhan, tumbuh kembangnya anak baik itu berkaitan berat badan, tinggi badan.
“Ya, ananda-ananda tercinta ini. Sangatlah memerlukan asupan gizi lebih, protein maupun kalsium. Dan itu semua menjadi perhatian, kita semua,” terang AKBP Indra Arya Yudha ketika dibincangi sejumlah wartawan usai kegiatan.
Selain itu, AKBP Indra Arya Yudha merinci ada sebanyak 5 orang anak-anak stunting yang ad di Kelurahan Eka Marga, dalam kesempatan dirinya kunjungi.
“Kita datangi, lalu dilakukan pemeriksaan lanjutan. Yang mana sebelumnya, sudah lebih di dicek pihak dinas kesehatan, BKKBN. Kemudian, dari pihak kecamatan gimana pengaruh asupan protein yang diberikan, apa terpenuhi makan Ikan dan telurnya. Terus, apakah mengalami perubahan dan pengembangan yang signifikan kearah positive ataupun stagnan,” bebernya.
Untuk yang diberikan, disebutkan AKBP Indra Arya Yudha bahwa dikesempatan kunjunganya tersebut. Telah disiapkan, tali asih yang diharapkan bermanfaat.
“Untuk yang kita berikan, disini antara lain makanan karbohidrat, tambahkan makanan mjkak ikan, buah buahan telur, susu sebagai asupan dan buah. Harapan kita, harapan pemerinta kota lubuklinggau beserta bapak asuh stunting Forkompimda mempunyai anak asuh semua, untuk diberikan perhatian lebih khusus berkaitan dengan pengetasan stunting ini,” tandasnya.
Sementara itu, Kadinkes, Erwin Armedi menyampaikan bersama mendampingi bapak Kapolres meninjau anak-anak Stunting, yang mana berada di Kelurahan Eka Marga.
“Kita mendampingi bapak Kapolres selalu bapak asuh Stunting, yang mana meninjau pertama tadi. Alta, anak asuhnya. Kemudian, kebetulan juga tadi ada tambahan hasil penyisiran. Ada sebanyak 3 orang anak lainya juga di Kelurahan Eka Marga Kota Lubuklinggau yang memang belum ada orang tua asuhnya,” jelasnya.
Kedepan, Erwin Armendi menyebutkan kegiatan seperti yang ditunjukan bapak Kapolres akan terus berlanjut. Bahkan, kedepan nantinya PJ. Walikota Lubuklinggau akan membagi keberadaan anak-anak stunting, untuk dicarikan orang tua asuhnya.
“Ya, dibagikan kepada orang tua asuhnya. Yang mana, nantinya akan melibatkan semua element. Seperti, perbankan dan orang lainya bersedia menjadi orang tua asuh Stunting,” kata dia.
Lebih jauh, melalau langkah-langkah semacam ini. Erwin Armedi memastikan upaya pengentasan Stunting akan lebih efektif.
“Kegiatan seperti dilakukan bapak Kapolres, akan berkelanjutan. Ya, diharapan hadirnya bapak-bapak asuh lainya. Sehingga, di Kota Lubuklinggau ini terntaskan Stunting, bahkan tidak ada lagi,” imbuhnya.
Sementara disinggung, jumlah anak stunting yang ada dikota lubuklinggau. Erwin Armedi menyebutkan sejauh ini terjadi penurunan terhadap angka Sunting. Dimana, untuk saat ini sudah 19 orang anak-anak lepas stunting.
“Ya, seperti di tahun kemaren November-Desember 2023. Terhitung sudah 19 orang anak lepas dari kasus stunting. Kita intervensi itu, November itu ada 10 orang. Dan Desember itu ada 9 orang. Artinya, telah berkurang dari jumlah keseluruhanya sebanyak 225 anak Stunting dikota Lubuklinggau,” tukasnya.
Penulis :ARIE












