Terbaik & Terpercaya
Indeks

Unit Pidsus Polres Musi Rawas Monitoring Harga dan Ketersediaan Pupuk

Tim Monitoring Pidsus Polres Musi Rawas, Polda Sumsel Monitor Harga dan Ketersedian Pupuk (12/7)

MUSI RAWAS, LS – Dalam rangka memastikan agar tidak terjadinya kelangkaan, terkait kebutuhan pupuk bagi para petani di Kabupaten Musi Rawas.

Unit pidana khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Musi Rawas, Polda Sumsel tengah rutin gulirkan giat monitoring harga sekaligus ketersediaan pupuk disejumlah pedagang pupuk diwilayah hukum Kabupaten Musi Rawas.

Seperti halnya, Hari ini (12/7) siang. Dikomandoi Kanitpidsus Ipda Niko Rosbarinto SH, menyambangi kedai pengecer pupuk karya makmur lestari CV. Berkah Tani Jaya, berlokasi Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Terawas.

Disana, Tim monitoring bertemu langsung pemilik kios pengecer pupuk. Bahkan, dikesempatan pertemuan tersebut berlangsung diskusi, seputaran harga maupun ketersedian pupuk.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Andi Supriadi SH, S.IK melalui Kasatreskrim AKP Herman Junaidi diwakilkan Kanitpidsus Ipda Niko Rosbarinto SH membenarkan, dalam rangka pengawasan terhadap kondisi terutama menyangkut ketersediaan pupuk bagi petani.

Untuk saat ini, pihaknya kembali gulirkan giat montoring terhadap baik harga maupun ketersedian pupuk bagi para petani.

“Dapat kita ketahui ketersediaan terutama pupuk subsidi dipastikan tercukupi untuk musim tanam ke-2 dalam tahun 2024 ini. Nah, untuk stok ketersediaan pupuk yang ada pupuk jenis NPK 10 ton, dan urea 5 Ton,” ungkap Ipda Niko Robarinto dalam keterangan pres rilisnya.

lebih jauh, Ipda Niko sapaab akrabnya menyebutkan mengenai harga pupuk, tentunya dipastikan semua pupuk dijual sesuai dengan harga.

“Mengenai harga sendiri, kalau di pengecer pupuk karya makmur lestari STL Ulu Terawas dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya.

Lebih jauh, Ipda Niko menambahkan giat monitoring dilanjutkan kebeberapa titik lokasi kios pengecer pupuk lainya, seperti kios pupuk Multisida Agro jaya CV. Berkah Tani Jaya berada di Desa sumber karya masih di wilayah Kecamatan STL Ulu Terawas.

“Diketahui, stok pupuk disana NPK 4 Ton, Urea Subsudi 16 Ton. Semuanya sama, mengcover musim kebutuhan musim tanam ke 2 tahun 2024 untuk Desa sumber karya, Desa Babat, Desa Sukamana, Desa Sukamerindu, Desa Sukaraya, Desa Sukaraya baru,” ulasnya.

Monitoring sendiri, sambung pria dahulu perna menjabat Kanit Pidum Satrekrim Polres Musi Rawas sebagai upaya pemantauan terhadap situasi perkembangan penjualan pupuk.

“Alhamdulillah, giat monitoring berjalan lancar tanpa kendala. Langkah kita lakukan, guna mencegah jika terjadi kelangkaan ataupun terkait terjadinya permainan harga pupuk terutama subsidi,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *