LUBUKLINGGAU, LS – Menjadi pasukan khusus Polri, Personel Brigadir Mobile (Brimob) harus mampu mengunakan senjata api. Sama halnya saat ini tengah dilakukan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, yang terus mengasah kemampuan personelnya dengan rutin mengelar giat latihan menembak.
Komandan Batalyon (Danyon) Brimob B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, AKBP Andiyano S.K.M menyampaikan dalam kesempatan latihan menembak semester pertama tahun 2023. Personel, dilatih menembak senjata api laras panjang. Pelaksanaan latihan sendiri, dilakukan lapangan tembak Mako Brimob B Pelopor Lubuklinggau, Selasa (7/2) pagi tadi.
“Latihan Menembak Laras Panjang ini kita gelar per semester (Enam Bulan/red) sekali. Latihan bertujuan, agar personel trampil dalam mengunakan senpi organik. Dalam mengunakan senpi organik personel masti bertanggung jawab atas senjata yang dipegangnya,”Terang AKBP Andiyano S.K.M dalam keterangan pres rilisnya.
Selain itu, dijelaskan pria perna mengenyam pendidikan sarjana kesehatan bahwa setiap latihan tentunya personel lebih dulu di ingatkan mengunakan senjata sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP/red).
“Kita juga, selalu mengingatkan personel jika dalam penggunaan senjata api baik latihan maupun pelaksanaan tugas, agar gunakan senpi harus sesuai SOP sehingga dapat menghindari kesalahan,”Tandasnya.
“Itu semua tentunya sudah sesuai aturan berlaku, Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1 Tahun 2009 Tentang Penggunaan Kekuatan Sebagai Pedoman setiap anggota polri dalam bertindak.”Tukasnya.
Penulis : ARIE












