OKUT, LS – Perusahaan perkebunan PT Laju Perdana Indah (LPI) di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) menyatakan dalam penguasaan lahan perkebunan tebu telah mematuhi aturan undang-undang (UU) bersama instansi pemerintah.
Perwakilan PT Laju Perdana Indah (LPI), Teguh menegaskan dalam menjalankan perusahaan tentunya memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan tumbuh kembangnya investasi bagi pemerintah daerah (Pemda) baik di Kabupaten OKUT maupun Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Sehingga, seluruh aktivitas perusahaan dijalankan dengan memenuhi persyaratan perizinan yang telah diatur. “Dari awal perusahaan perkebunan sudah melalui mekanisme yang ditentukan UU dan melibatkan Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Sumsel dan Pemkab OKUT,”jelas Teguh, Hari ini (30/1).
Dikatakan Teguh, bahwa mekanisme penguasaan lahan perkebunan tebu PT LPI sudah melalui prosedur dan petunjuk langsung Pemprov Sumsel, ATR/BPN dan Pemkab OKUT.
Selain itu, Teguh menambahkan bahwa dalam perjalanan usaha perkebunan perusahaan tetap berkoordinasi dengan instansi pemerintah lainnya. Kemudian, menyangkut permasalahan di masyarakat yang terjadi. Managemen LPI sangat nenyambut baik adanya mediasi yang lakukan Pemkab OKUT dan Gubernur Sumsel, H Herman Deru.
“Kita (LPI) berterima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah membantu melakukan mediasi dalam permasalahan lahan yang terjadj,” ungkapnya.
Pihaknya juga, masih kata teguh telah melakukan upaya penyelesaian permasalahan tersebut dengan memberikan tanda kerohiman sesuai dengan kemampuan perusahaan.
“LPI juga hadir memberikan manfaat besar pertumbuhan ekonomi di masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Kemudian LPI tetap berkoordinasi dengan ATR/BPN dalam setiap penyelesaian permasalahan lahan dengan masyarakat,” jelasnya.
Begitupun, dengan hadirnya peran pemerintah LPI menyambut baik yang mana sebagai wujud kebersamaan dalam memajukan sektor perkebunan, khususnya diwilayah kabupaten OKU Timur ini.
“Tentunya bersama Pemkab OKUT dengan mengedepankan musyawarah agar tercipta iklim investasi yang baik dan mengeliat di Kabupaten OKUT,” tandasnya.
Penulis : ARIE /RIL












