MUSI RAWAS, LS – Warga dibantaran aliran sungai Desa Sungai Pinang, dibuat resah kehadiran bangkai Ayam mengampung timbulkan bau, Hari ini (28/3) siang tadi.
Mendapati laporan informasi warga, bersama pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Pinang Muara Lakitan. Sejumlah Personel Polsek Muara Lakitan merespon cepat keresahan masyarakat, mendatangi lokasi sekaligus memanggil pemilik kandang ayam berada tak jauh dari lokasi ditemukanya bangkai ayam disungai.
Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH. M.H melalui Kapolsek AKP M. Karim membenarkan prihal kejadian, keberadaan bangkai ayam menggenang di aliran Sungai di Desa Sungan Piang.
“Kita sudah ke TKP, sudah kita interograsi. Saya tadi sudah perintahkan Kanit Reskrim kesana dan panggil yang bersangkutan,” terang AKP Karim dalam keterangan pres rilisnya.
Lebih jauh, dijelaskan pria dahulu perna menjabat Kapolsek Rawas Ilir dengan telah ditindak lanjuti atas keresahan warga. Yang mana, sejumlah langkah langkah diambil menuntas persoalan ditimbulkan adanya bangkai ayam diduga dapat berdampak mencemari lingkungan.
Bahkan, kata AKP M. Karim guna menindaklanjuti agar masalah menggangu kabtimas. Dirinya telah perintahkan Kanit Reskrim kalau memang bersangkutan pemilik kandang ayam jika tidak kooperatif dan tidak mampu menyelesaikan arahkan ke Pidsus Polres Musi Rawas maupun Dinas Terkait Lingkungan Hidup.
“Karena masyarakat resah. Kita minta dibersihkan dulu, ditanggulangi dulu bagaimana caranya agar masyarakat tidak resah. Takutnya nanti akan menimbulkan penyakit. Masyarakat kan resahnya itu,” tandasnya.
Terpisah Sekdes Sungai Pinang, Adipati Yunus membenarkan mengenai adanya ribuan bangkai ayam yang dibuang ke aliran Sungai Pinang. Kondisi bangkai ayam tersebut menimbulkan bau dan banyak dikerumuni lalat.
“Tadi sudah laporan ke Polsek, sudah di cek TKP sama Polsek. Dan informasi dari masyarakat sudah 3 hari (bangkai ayam), memang bau,” katanya.
Dijelaskan, Adipati sepengathaum dirinya tadi siang bangkai ayam tersebut belum diangkat dari aliran sungai. Namun oleh pihak Polsek Muara Lakitan telah meminta kepada pemilik yang membuang bangkai ayam agar segera diangkat.
“Tadi sudah saya suruh perangkat desa saya menemui. Yang pertama kalau bisa kita atasi jangan sampai berdampak dengan masyarakat. Apakah diangkat dulu sama mereka,” tukasnya.
Penulis : ARIE












