Terbaik & Terpercaya
Indeks

4,2 Kg Sabu Disembunyi Totebag Sigra Gagal Edar, ES dan YB Terancam Hukuman Mati

IST Humas Polda Sumsel

OGAN ILIR, LS – Kerja keras Satuan Reserse Narkoba (Satrenarkoba) Polres Ogan Ilir, Polda Sumsel begerak cepat (Gercep) menindaklanjuti informasi masyarakat  akan ada pengiriman Narkoba besar-besaran di wilayah Hukum Kabupaten Ogan Ilir buahkan hasil.

Tak tanggung-tanggung, Polisi berhasil amankan barang bukti (Bb) 4, 2 Kilogram dari dua orang ES (40) dan YB (47) mengendarai mini bus merk Sigra warna putih. Penyergapan terhadap keduanya, terungkap setelah 14 jam lamanya lakukan operasi Intelegen Intensif.

Kedua terduga pelaku disergap tengah melintas diruas Jalinsum, tepatnya simpang Desa Saka Tiga, Kecamatan Indralaya. Dari dalam mobil, Polisi mendapati target barang bukti (Bb) sebanyak 4 paket besar bungkusan kemasan bungkusan plastik diduga Produk Teh China bertuliskan “Power Very Good” berisi serbuk kristal putih, diduga kuat sabu-sabu, yang beratnya mencapai 4, 239 gram atau sekitar 4, 2 kilogram, belum lama ini (1/4) siang.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, keduanya ES dan YB oleh penyidik Satresnarkoba Polres Ogan Ilir ditetapkan sebagai tersangka mendekam Sel Penjara Polres Ogan Ilir.

Dan keduanya dijerat, <span;>Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terancam pidana maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Untuk diketahui, Kronologis penyergapan terhadap keduanya. Dimana, Personel Unit II Opsnal Satresnarkoba Polres Ogan Ilir telah mendapati Indentitas dan keberadaan kendaraan Sigra Putih terduga target operasi.

Tepat berada di lokasi, Simpang Desa Saka Tiga Indralaya. Tim yang juga mengendarai Mobil, langsung hentikan laju kendaraan target. Setelah itu, dilakun upaya pengeledaan isi dalam mobil. Betapa terkejutnya, polisi mendapati sebanyak 4 paket besar sabu total broto 4,239 gram tersimpan dalam tas totebag putih.

Dari penyergap tersebut, tidak hanya mengamakan kedua tersangka bersama Bb 4,2 kilogram sabu. Satresnarkoba Polres Ogan Ilir, menyita unit mini bus merk Sigra Putih,  dua unit telepon genggam, serta uang tunai  sebanyak Rp. 210 ribu yang diduga terkait aktivitas jaringan narkotika.

Dalam kesempatanya, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo S.IK M.H  didampingi Kasatresnarkoba Iptu A Surya Atmaja S.H. menegaskan pengungkapan ini menjadi bukti efektivitas kerja intelijen dan sinergi dengan masyarakat.

Menurutnya, pengiriman narkotika dengan jumlah besar ini menunjukkan adanya jaringan terorganisir lintas wilayah yang memanfaatkan jalur Lintas Sumatera sebagai rute distribusi. Akan tetapi, berkat upaya respons cepat personel Satresnarkoba Polres Ogan Ilir setidaknya berhasil memutus jalur tersebut sebelum narkotika beredar di masyarakat.

“Tim kami bekerja lebih dari 13 jam sejak informasi diterima hingga penyergapan. Hasilnya, lebih dari 4 kilogram sabu berhasil kita gagalkan. Ini bukan hanya penangkapan, tetapi penyelamatan ribuan masyarakat dari ancaman narkoba,” ungkap AKBP Bagus Suryo sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan tidak ada celah bagi jaringan narkotika di Sumatera Selatan.

“Pengungkapan 4,2 kilogram sabu ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumatera Selatan bekerja cepat dan presisi. Jalur lintas provinsi kini berada dalam pengawasan ketat. Kami tegaskan, tidak ada rute aman bagi pelaku narkoba,” tegasnya.

Saat ini, ditambahkan Kombes Pol Nandang jika penyidik masih melakukan pendalaman terhadap jaringan yang terlibat, termasuk mengidentifikasi pihak pemasok dan pemesan. Analisis terhadap barang bukti digital dari telepon genggam menjadi fokus utama dalam pengembangan kasus.

“Pengungkapan ini menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memutus jalur distribusi narkotika lintas wilayah. Dengan pengawasan ketat di jalur strategis seperti Jalan Lintas Sumatera, Polri memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari ancaman narkoba skala besar,” tukasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *