Terbaik & Terpercaya
Indeks

Selain Dicemari Sampah, Pasca Libur Lebaran Danau Aur Berbena Sejumlah Fasilitas Rusak

Kerusakan fasilitas danau aur, tim rekanan dan pengawas melakukan pengawasan (19/4)

MUSI RAWAS, LS – Pasca libur lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, kembali menyisahkan pekerjaan rumah (PR) bagi pengelolah objek wisata Danau Aur.

Usai menuntaskan persoalan sampah, giliran sejumlah fasilitas pendukung dilokasi objek wisata Danau Aur didapati terjadi kerusakan. Untuk itu, dengan segera dilakukan pembenahan.

Hal itu dibenarkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) H. Fatbon Hidayat ketika dibincangi sejumlah awak media, jum’at (20/4) sore.

Dijelaskan Fatbon hidayat, atusias masyarakat akan wajah objek wisata Danau Aur tidaklah diragukan. Dimana, terbukti sejak diresmikanya awal puasa ramadhan sampai dengan libur lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, terpatau setiap harinya dipadati pengujung.

Hanya saja, dari membludaknya pengunjung tanpa disadari berdampak sejumlah permasalahan. Baik, kurangnya kesasadaran masyarakat buang sampah sembarang bahkan ada juga akibatkan sejumlah fasilitas pendukung mengalami kerusakan.

“Ya, permasalahan sampah yang hampir setiap tahun terjadi. Teryata akibat membludaknya pengujung kita dapati banyaknya fasilitas fasilitas pendukung yang harus diperbaiki. Mulai dari banyak pipa pipa air yang pecah, kran mushola dan toilet untuk difabel banyak yang lepas. Ya, mungkin itu akibat ketidaktahuan pengunjung,” Jelasnya.

Beberapa fasilitas lainya juga terdampak, dibeberapa tempat jalur pejalan kaki atau pedestrian banyak lantai yang lepas diakibatkan seringnya lalu lalang kendaraan bermotor dari para pedagang dan pengusaha kapal untuk membawa bahan dagangan jalur, yang seharusnya peruntukkan untuk pejalan kaki tapi dilewati kendaraan bermotor.

Kemudian, ditemukanya kondisi Boardwalk penggajal latai ada yang bergeser hingga papan lantai rusak akibat padatnya antusias pengunjung yang ingin poto poto selfie diatas boardwalk, walaupun memang semua telah dipandu.

“Akan tetapi, dari itu semua terjadi kerusakan. kita sudah tindaklanjuti dengan memanggil pihak rekanan dan konsultan pengawas. Harapanya, agar segera diperbaiki karena masa pemeliharaan belum habis jadi masih tanggung jawab pihak rekanan untuk dilakukan pemeliharaan,” tandasnya.

Dari itu, Fatbon Hidayat menyampaikan terjadi sedikit batasan fasilitas yang bisa di nikmati pengujung.

“Permohonan maaf andaikan dalam beberapa hari ini, ada ketidaknyamanan para pengunjung wisata karena ada bagian bagian tertentu dari fasilitas yang ada masih dalam tahapan pemeliharaan untuk perbaikan,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *