Terbaik & Terpercaya
Indeks

Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Musi, AKBP Andi Supriadi : Polres Musi Rawas Siap Kawal dan Amankan Pilkada Serentak

Apel gelar pasukan Ops Mantap Praja Musi 2024 Polres Musi Rawas (23/8)

MUSI RAWAS, LS – Jajaran Polres Musi Rawas, Polda Sumsel melaksanakan apel gelar pasukan Operasi (OPS) Mantap Praja Musi 2024. Bertindak pimpin apel sekaligus pengecekan kesiapan pasukan, Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH. S.IK M.H.

Pelaksanaan Apel gelar pasukan berlangsung, halaman upacara Mapolres Musi Rawas secara langsung dihadiri, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Mahmud didampingi sejumlah kepala OPD terkait, Kepala Kesbangpol Doddy Iriawan, Sekretaris DPRD Musi Rawas Elbaroma, Kepala Sat-Pol PP Musi Rawas Yudi Fachiansyah, Kadiskominfo Musi Rawas Adi Irawan.

Dalam kesempatan menyampaikan amanat Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo S.IK. Secara umum, dilangsungkanya apel gela pasukan sebagai wujud keseriusan dan tanggung jawab Polri sekaligus pengecekan seberapa jaub kesiapan dan ketanggapan personel guna menghadapi, segala bentuk situasi maupun keadaan yang berpotensi pada situasi maupun keadaan yang berpotensi pada situasi kontijensi yang memungkinkan dapat terjadi dalam pelaksanaan Pilkada Serentak di Sumsel maupun khususnya diwilayah hukum Polres Musi Rawas.

“Kehidupan demokrasi di Indonesia khususnya Sumatera Selatan, telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat kita untuk memberikan hak politik yang seluas-luasnya, hal ini mengandung arti bahwa pentingnya proses Pilkada bagi keberlangsungan kepemimpinan di suatu pemerintahan, maka pada konteks ini Polri sebagai penanggung jawab keamanan untuk mengawal dan menjaga serta mengamankan Pilkada serentak tahunn2024,” papar AKBP Andi Supriadi.

Lebih jauh, lanjut pria berpangkat melati dua bahwa pengamanan pilkada serentak haruslah dilakukan melalui manajemen keamanan yang terpadu dan konferensif mengerahkan segala sumber daya yang ada serta memperkokoh kerjasama dan sinergitas yang kuat dengan penyelenggaraan pemilu, unsur TNI masyarakat mitra keamanan lainnya dalam menjamin keamanan pelaksanaan Pilkada 2024, sehingga dapat berjalan dengan aman dan damai.

“Selain itu perlu kita cermati, bahwa pada pelaksanaan Pilkada terdapat berbagai potensi kerawanan, yang memerlukan perhatian serius bagi kita semua untuk diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 di Sumatera Selatan khususnya bagi kabupaten Musi Rawas,” tambahnya.

Akan tetapi, tentunya menjadi perhatian serius menyikapi terkait berbagai potensi kerawanan nantinya terjadi pada setiap tahapan Pilkada, baik berupa tindakan pidana Pilkada termasuk tindakan pidana umum yang harus dikelola dan ditangani dengan baik dan secara profesional.

“Oleh karena itu pelaksanaan apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarpras operasi mantap Praja Musi 2024, sehingga Pilkada serentak 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar,” bebernya.

Ditambahkan AKBP Andi Supriadi, dikesempata baik ini pula diucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan kepada seluruh jajaran Polda Sumsel, sehingga Polda Sumsel beserta jajaran siap dalam mengamankan setiap tahapan Pilkada tahun 2024.

“Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dalam pelaksanaan pengamanan tahapan Pilkada tahun 2024, saya tekankan untuk para peserta apel gelar pasukan tiga poin penting. Pertama, pastikan kesiapan perlengkapan pribadi sarpras dan fasilitas penunjang lainnya sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasi, kedua kedepankan komunikasi publik dan upaya calling system agar masyarakat berpartisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024. Ketiga, tingkatkan sinergitas dan soliditas antar seluruh personil pengamanan maupun stakeholder terkait karena hal tersebut adalah kunci utama keberhasilan operasi,” ulasnya.

Sementara itu, AKBP Andi Supriadi menambahkan secara khusus mengenai kesiapan pengamanan pilkada serentak, untuk wilayah hukum Kabupaten Musi Rawas. Pihaknya, Polres Musi Rawas telah siap mengawal dan berikan pengamanan.

“Secara kesiapan, kita Polres Musi Rawas di Pilkada Serentak tahun 2024. Jadi nanti, kira akan kerahkan 2/3 kekuatan atau lebih kurang dari sekitar 300 personel yang mana dikerahkan mengawal dan pengamanan. Sedangkan sisanya, tetap staby di Mako jalankan tugas pengabdian melayani masyarakat, mulai dari menjaga tahanan, membuka pelayan publik di Porles Musi Rawas,” terangnya.

Selain itu, ditambahkan AKBP Andi Supriadi juga dilakukan penebalan pengamanan dengan melibatkan personel BKO baik dari Sat Brimob Polda Sumsel sekitar 100 personel, lalu dari TNI lebih kurang sekitar 50 personel itu yang sementara kita rencanakan.

“Selain itu juga, kemarin kita telah melaksanakan gladi kotor pelaksanaan Sispamkota untuk mendesain situasi kamtibmas ketika situasi hijau, kuning dan merah. Namun tetap kita berharap situasinya hijau seperti saat pemilihan legislatif dan Pilpres sebelumnya dan cukup kondusif,” kata dia.

Nanti, kembali pria dahulu perna menjabat Kapolres Muara Enim Polda Sumsel bahwa dihari pemungutan suara 27 Desember 2024 mendatang. Mulai dari, sebelum pencoblosan dan pasca pencoblosan hingga selesai. Menjadi harapan semuanya berjalan dengan kondusif, meminta rekan-rekan media untuk mengawal Pilkada yang demokratis di Kabupaten Mura.

“Adapun, secara rinci terkait pengaman di hari pemungutan suara. kita juga, telah petakan pengamana pemungutan suara di setiap TPS yakni kondisi rawan, sangat rawan dan kurang rawan. Lokasi sangat rawan kita akan tepatkan satu TPS satu personel seperti di Dusun Sripengantin, Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, karena lokasinya melintasi air,” tandasnya.

Kemudian yang kurang rawan, akan distanbykan dua personel untuk empat TPS dan dibantu oleh Linmas, karena anggota Linmas di Kabupaten Mura, cukup banyak sekitar lebih kurang 1000, yang akan membantu pelaksanaan Pilkada.

“Dan, selain itu juga kami akan melakukan pengamanan pada saat pelaksanaan deklarasi para pasangan calon serta melakukan pengawalan dan pengaman paslon yang akan melakukan pendaftaran guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tukasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *