MUSI RAWAS, LS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, rayakan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKGPK2) ke 51 tahun mengelar serangkai kegiatan salah satunya Festival Musi Rawas.
Dikesempatan tersebut, seluruh satu kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkup pemerintah kabupaten beserta pemerintah kecamatan mengambil andil memeriahkan momentum dengan membuka stand bazar pameran, berlokasi di Taman Beregam Behame Muara Beliti, Jum’at (3/11) siang.
Seperti halnya, Dinas Sosial (Dinsos) Musi Rawas sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) menaungi satu dari 9 program menjadi Visi-Misi Bupati Wakil Bupati Musi Rawas dalam mewujudkan Musi Rawas yang Maju, Mandiri, Bermartab “Mantab”.
Program yang dimaksud, yakni Dinsos Musi Rawas membuka stand khusus melayani warga Musi Rawas mengurus adminstrasi bantuan kematian yang diperuntukan bagi warga Musi Rawas.
“Sudah sejak kemarin, hingga besok dipuncak peringatan HKGPK2 ke 51 tahun. Dinsos turut memeriahkan dengan hadir melayani warga dibidang sosial, salah satunya melayani warga mengurus ataupunmengecek terkait program Bantuan Kematian,” ungkap Kadinsos Musi Rawas Dien Chandra melalui Kabid Pelindungan Jaminan Sosial (PJS) Evan Stapani didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial, Muslimin ketika dibincangi Linksumatera.co.id
Dijelaskanya, bahwa berdasarkan mekanisme yang berlaku. Terselenggaranya dengan baik terhadap satu dari 9 program unggulan Bupati Wakil Bupati Hj. Ratna Mahmud-Hj. Suwarti yakni Bantuan Santunan Kematian bagi setiap warga di Musi Rawas. Tentunya, tidak lepas dari peran serta pemerintah desa (Pemdes), pemerintah Kecamatan maupun peran SKPD terkait lainya, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Musi Rawas.
“Bantuan kematian, tentunya terus bergulir. Dan yang pastinya disetiap kesempatan seperti momen HKGPK2 ke 51 tahun ini kita Dinsos buka Stand Pelayanan Sosial, warga datang langsung mengurusnya,” tandasnya.
Akan tetapi, untuk setiap harinya Dinsos Musi Rawas telah menyediahkan sistem pelayanan bantuan kematian secara mobile, pengecekan status terkait realisasi program bantuan kematian ini.
“Kita pun, telah menyediahkan sistem pengecekan status secara online mengunakan metode Barcode. Jadi, bagi warga penerima manfaat, ingin mengecek cukup gunakan handphone hanya mengunakan aplikasi barcode bisa mengecek apakah data lengkap, telah tersaluri ataupun belum,” tandasnya.
Penulis : ARIE












