Terbaik & Terpercaya
Indeks

Kalapas Ronald Heru Benarkan Kejadian Kerusuhan Dilapas Terjadi Ketika Digelar Raziah

Kalapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, ketika dibincangi sejumlah awak media usai kejadian (8/5)

MUSI RAWAS, LS – Kalapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti, Ronald Heru Praptama membenarkan terjadi kerusahan didalam lapas ketika pihaknya tengah melangsungkan giat raziah.

Bahkan, Ronald Heru sapaan akrabnya memastikan munculnya gangguan sudah terjadi sejak giat raziah dilakukan menyisir kamar berada di blok bangau, Kemarin (7/5) malam sekitar pukul 19.00 Wib.

Adapun, dari hasil giat raziah pihaknya mendapati barang-barang dilarang berada didalam sel, seperti adanya keberadaan Handphone.

Sehingga, lanjut Ronal Heru pihaknya hari ini (8/5) pagi kembali melakukan giat raziah.

“Untuk kerusuhan terjadi, motifnya penyerangan. Yang mana, pertama terjadi malam sekitar jam tujuh lewat ketika kita melangsungkan raziah di Blok Bangau. Dari hasilnya, sebanyak 54 Handphone ditemukan dari dalam 10 Kamar, kecuali minus kamar sek yang memang kita tidak raziah,” jelas Ronald Heru didampingi Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta ketika dibincangi sejumlah awak media.

Sementara itu, masih kata Ronald Heru kerusuhan barulah terjadi ketika pihaknya melaksanakan raziah dengan menyisir kesejumlah kamar sel. Tujuan melanjutkan raziah, kembali mencari menyisir keberadaan barang barang dilarang berada didalam sel, seperti keberadaan Handphone.

“Raziah kita lakukan dengan membagi Tim, yang mana sebagian meraziah di Blok Bangau kembali. Ada jugakamar yang tertinggal kamar sel setrap, yang lainnya di Blok Angsa dari kamar 1 sampai kamar 8,” ulasnya.

Lalu, suasana kurang kondusif terjadi ketika raziah di kamar 8. Dimana, dalam raziah itu dipimpin oleh KPLP.

“Jadi sempat raziah kami hentikan, karena melihat kondisi di Blok Bangau tersebut. Dan kami pun berupaya menenangkan, tapi tidak dapat ditenangkan dan kami bergerak mundur,” tandasnya.

Dari itu pula, dikarena situasi semakin tidak menentu pihaknya meminta bantuan penanganan, dengan menghubungi Polres Musi Rawas, Kodim 0406 Lubuk Linggau dan Brimob.

“Hingga kemudian situasi tak terkendali, ratusan warga binaan makin rusuh dengan melakukan pelemparan pakai batu. Bahkan kerusuhan tersebut juga dilakukan warga binaan dengan aksi bakar fasilitas ditengah lapangan Lapas dengan membakar alat band. Termasuk melempari sejumlah fasilitas ruangan hingga kaca pecah dan rusak,” bebernya.

Sementara disinggung, apa saja fasilitas rusak akibat kerusuhan. Ronald Heru menyebutkan, dari kejadian ada beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan.

“Seperti halnya Fasilitas yang rusak ornamen, penghalang di blok dan ruang karupang,” tukasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *