Terbaik & Terpercaya
Indeks

Ini Motif Makmur Habisi Hamsi Sang Kontraktor

IST Polres Lubuk Linggau

LUBUKLINGGAU, LS – Pasca berhasil diamankanya, Makmur (35) satu dari dua tersangka pembunuh Hamsi sang kontraktor di lubuklinggau. Selain mendapatkan pengakuan tersangka, penyidik Satreskrim Polres Musi Rawas mengungkap motif tersangka menusuk hingga korbanya meninggal dunia hanya karena dendam dengan bersangkutan.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Aditya Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasatreskrim AKP Kurniawan Azwar menyebutkan, semua berdasarkan hasil penyidikan. Terungkap, nekatnya tersangka Makmur menusuk korban karena kesal dan sakit hati. Dimana, dari pengakuan tersangka Makmur jika korban tersebut perna mengeroyok pamannya bernama Amir, ketika itu bekerja mengecek pembangunan dikantor Kemenang Musirawas Utara, 20 Agustus 2024 lalu.

“lalu, besoknya 21 Agustus Makmur bersama kakak kandungnya inisial R (DPO) mulanya selama 4 hari berturut turut memantau aktivitas keseharian korban,” ungkap AKP Kurniawan Azwar dalam keterangan Press Releasenya.

Selanjutnya, ditambahkan pria berpangkat balok tiga bahwa setelah mendapatkan waktu yang tepat. Keduanya, Makmur dan R mendatangi korbannya.

“Mulanya keduanya, duduk disalah satu pondok yang berada di ujung Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau sambil menunggu korban lewat.

“Setelah melihat korban sedang berjalan menggunakan motor bersama anaknya yang berumur 4 tahun, saat itu juga para pelaku membuntuti korban menggunakan motor hingga saat di jembatan Jalan Jendral Sudirman. Saat itu Makmur sempat menegur korban dengan perkataan ‘Lup, kenapa kami ngerokok Amir’, lalu dijawab oleh korban ‘Ngapa kau Makmur’,” bebernya.

Masih kata AKP Kruniawan Azwar setelah bertemu selanjutnya tersangka Makmur langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan ditusukkannya ke bagian punggung korban sebanyak 1 kali dan setelah itu kedua pelaku langsung pergi meninggalkan TKP.

“Kemudian, tepat berada di Jembatan Pertamina, pelaku Makmur membuang pisau tersebut ke Sungai Kelingi dan pergi ke Terminal untuk menaikki bus tujuan Pulau Jawa. Setelah Makmur menaikki bus tersebut, pelaku R (DPO) pergi kabur membawa motor yang digunakan mereka saat melakukan pembunuhan tersebut,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *