MUSI RAWAS, LS – Sebagai wujud kepedulian serta turut berbela sukawa, atas kejadian menimpah keluarga Yanto wmerupakan ayah kandung mediang, Kelvin Febriansyah atau akrab disapa Kelvin siswa SMK yang tenggalam jatuh ke sungai Beliti, kejadian 5 Oktober 2025 lalu.
Jajaran personel Polres yakni, Tim Indentifikasi Satreskrim Polres Musi Rawas, PoldaSumsel bersama Personel Polsek Muara Kelingi sigap bergerak mengevakuasi ditemukanya tulang manusia, diduga merupakan bagian kerangka dari pada Kelvin.
Penemuan tulang itu sendiri, ditemukan rombong penyelam ikan asal pedang, Kecamatan Muara Breliti ketika menyelam mencari ikan di dasar sungai Kelingi, berada di Desa Remayu masuk dalam wilayah Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, Kemarin (25/11) malam.
Paginya, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta SH. S.IK M.H diwakilkan Wakapolres Kompol Hendri SH mendatangai kediaman almarhum Kelvin Kelurahan Pasar Beliti, Kecamatan Muara Beliti dan juga dilanjutkan hadir ke pemakaman sekaligus berikan tali asih, secara langsung diterima Ibu Alamarhun Kelvin.
Turut hadir mendampingi Wakpolres Musi Rawas, Kapolsek Muara Beliti AKP Miming Wijaya berserta Kasatresktrim AKP Redho Agus Suhendra dan Kasi Humas Ipda Aji Lamsari.
“Setibanya tim dilokasi penemuan tulang atau kerangka manusia diduga Kelvin, dilakukan serangkaian langkah-langkah baik mendengarkan keterangan saksi-saksi, kemudian lakukan evakuasi,” ungkap Kapolres AKBP Agung Adhitya melalui Kasatreskrim AKP Redho Agus Suhendra. Selain itu, tim identifikasi didampingi orang tua dan keluarga alamarhum Kelvin, yang bertujuan memastikan kebenaran penemuan tulang tersebut ialah mediang Almarhum Kelvin.
“Dugaan bahwa itu Almarhum, adanya penyataan ibu Kelvin yang membenarkan ditemukan celana panjang, celana dalam, dan ikat pinggang dengan gasper SMK. Begitupun, ada juga ditemukan didalam celana panjang itu uang senilai Rp 20 Ribu, dan uang tersebut yang diberikan ibunya sebelum kejadian,” bebernya.
Untuk diketahui, kepergian Alamarhum Kelvin menyisahkan duka mendalam dirasakan baik orang tua maupun pihak keluarga. Terlebih, usai didapat kabar kejadian tenggelam. Segala upaya, telah dilakukan guna menemukan keberadaan Alamarhum.
Bahkan, sampai terhitung satu bulan lebih keberadaannya belum diketemukan. Sampai akhirnya, barulah terjawab dengan ditemukan tulang kerangka manusia dipercayai orang tua itu anaknya Kelvin. Untuk itu, melalui surat peryataan pihak segenap keluarga besar telah mengiklaskan kepergian Alamarhum.
Sementara itu, Wakapolres Kompol Hendri menuturkan kehadiran dirinya selaku Wakapolres Musi Rawas mewakili Bapak Kapolres mengucapkan turut berbelasungkawa atas musibah dirasakan kelurga almarhum Kelvin
“Kehadiran kami disini merupakan bentuk keperhatian sekaligus ikut berbelasungkawa, atas musibah yang dialami almarhum, Kelvin beserta keluarga,” ungkap Kompol Hendri dalam keterangan Prees Releasenya, Hari ini (26/11).
Adapun, dikatakan Kompol Hendri bahwa ada sedikit memberikan perhatian ataupun berupa tali asih kepada ibu dan keluarga.
“Mungkin, tali asih ataupun berupa bantuan ini tidak seberapa dibandingkan musibah yang dialami oleh keluarga. Namun setidaknya bisa sedikit memberikan ataupun meringankan beban yang dialami oleh keluarga,” tandasnya.
Tidak hanya itu, Wakapolres Kompol Hendri kembali bertanya kepada ibu almarhum Kelvin, apakah benar kerangka/tulang adalah almarhum Kelvin Febriansyah?
“Ibu Kelvin, menjawab dengan mengatakan sangat yakin, bahwa kerangka/tulang adalah almarhum Kelvin Febriansyah,” tukasnya.
Penulis : ARIE.












