MUSI RAWAS, LS – Polisi Resort (Polres) Musi Rawas, Polda Sumsel menggelar Operasi Pasar (OP) beras murah, berlokasi halaman kantor Camat Tugumulyo, Hari ini (13/8) pagi tadi.
Kegiatan OP beras murah sendiri, merupakan bentuk perhatian Polri dibidang pangan sekaligus perekonomian. Adapun, terselenggaranya tersebut tidak lepas dukungan peran Bulog Lubuk Linggau.
Hadir sekaligus memantau langsung pelaksanaan OP beras murah, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta SH. S.IK didampingi Wakapolres Kompol Hendri SH. Kemudian dihadiri pula, Perwakilan Kepala Bulog Lubuk Linggau dan Camat Tugumulyo Djatmiko.
Dikatakan Kapolres AKBP Agung Adhitya, sebagaimana menjadi agenda Polri yakni “Gerakan Pangan Mura Polri Untuk Masyarakat”. Kemudian, tujuan penting dari pada kegiatan tersebut sebagai upaya dalam menstabilkan ketersediaan pasokan dan harga pangan beras bagi masyarakat.
Sementara itu, kata dia bahwa dari pantauan dilapangan terpantau antusias masyarakat, hadiri mendatangi OP beras murah. Bahkan, hanya dalam hitungan satu jam, kesetersediaan stok sebanyak 2, 5 beras laku terjual.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Warga datang, dan membeli beras dengan kemasan 5 kg. Ya, tidak butuh waktu lama. Ya, kurang dari 1 jam stand OP beras murah diserbu warga dan dipastikan ada sebanyak 2,5 ton beras laku terjual,” ungkap AKBP Agung Adhitya dalam keterangan Press Releasenya.
Tidak hanya hari ini saja, dibeberkan Pria berpangkat melati dua ini. Jika kegiatan OP beras murah berlanjut besok. Selain itu, AKBP Agung Adhitya menyebutkan dalam pelaksanaan OP beras murah tentunya didukung peran TNI bersama pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa (Pemdes).
“Jadi kepada masyarakat yang ingin mendapatkan beras dengan harga yang cukup membantu/murah, kiranya untuk datang ke kantor Kecamatan Tugumulyo pada besok hari,” tandasnya.
Sementara terpisah, Maimuna (45) warga Desa A Widodo mengucapkan terima kasih dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan seperti OP beras murah.
“Karena bisa mendapatkan beras dengan harga yang cukup murah dibandingkan dengan membeli beras di pasaran,” katanya.
Senada disampaikan Wakijo (54), warga Desa Kalibening bahwa secara pribadi merasa sangat kecewa lantaran saat tiba di sini stok beras sudah habis.
“Maka dari itu saya pribadi berharap kiranya untuk tambahan stok beras yang nantinya akan dijual ditambah, sehingga kami bisa mendapatkan beras dengan harga yang murah,” tukasnya.
Penulis : ARIE












