MUSI RAWAS, LS – Meskipun telah dilakukan berbagai upaya, baik dengan secara langsung berikan himbauan maupun menyiapkan saran dan prasarana. Pasca libur libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Danau Aur tercemar sampah.
Hal tersebut dibenarkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Musi Rawas H. Fatbon Hidayat. Menurutnya, sampah-sampah berupa plastik dan bekas makanan itu ditemukan hingga setiap sudut-sudut danau. Dari itu, sangatlah disayangkan ketidakpatuhan pengunjung yang membuang sampah sembarangan.
“Pasca libur lebaran hingga sampai saat ini, kita masih lakukan pembersihan. Bahkan, petugas kebersihan menggunakan perahu memunguti sampah-sampah semuanya plastik bekas makanan. Adanya sampah itu karena ketidakpatuhan dan kedisiplin pengunjung buang sampah sembarang. Padahal, semuanya telah diperingatkan” ungkap Fatbon Hidayat ketika dibincangi diruang kerjanya, Hari ini (18/4) siang tadi.
Lebih jauh, bisa terjadinya kondisi tersebut pria akrab disapa Kak Fatbon menaruh keprihatinan terhadap dampak lingkungan berakibat tercemarnya air Danau Aur. Bahkan, keperuntukan air danau suplay air bersih bagi masyarakat karena telah berdiri fasilitas SPAM pengelolaan air bersih
“Ya, mungkin sudah kebiasaan sehari-hari hingga terbawah kesini (Danau Aur/red). Yang mana, usai makan minum sampahnya dibuang sembarangan hingga ke dalam danau. Saya pastikan, kalau disetiap kapal terapung itu telah disediahkan kotak sampah dan pamplet peringatan jangan buang sampah ke Danau. Begitupun, bagi pemilik kapal terus di ingatkan menjaga agar selalu kebersihan,”bebernya.
Dari itu, terus dihimbau bagi masyarakat yang berkunjung ke Danau Aur untuk bersama-sama mari jaga lingkungan dengan buanglah sampah pada tempatnya.
“Kedepan dihimbau kepada masyarakat, pengunjung maupun wisatawan berkunjung ke Danau Aur ayo kita jaga kelestarian lingkungan. Karena kalau tidak dari kita, siapa lagi yang menjaga objek wisata Danau Aur yang ada di sumber harta ini,” tandasnya.
Penulis : ARIE












