MUSI RAWAS, LS – Tahapan pemilu serentak, pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif DPR-RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota masuk dalam proses perhitungan suara tingkat Panitia Pemungutan. Kecamatan (PPK).
Sama halnya, itu terjadi di Kabupaten Musi Rawas. Dalam rangka mengamankan, jalannya proses pleno perhitungan suara PPK. Jajaran Polres Musi Rawas, Polda Sumsel telah mensiagakan sebanyak 240 personel.
Dimana, dari 240 personel disebar. Kemudian, di setiap pleno PPK disiagakan 7 orang personel guna ditugaskan mengawal, sekaligus mengamankan jalannya pleno perhitungan suara tingkat PPK.
Kepastian itu, disampaikan Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH. S.IK melalui Kabag Ops Kompol Tony Saputra S.IK usai memimpi apel siaga pengamanan pemilu serentak 2024 Kabupaten Musi Rawas, berlangsung dihalaman apel Mapolres Musi Rawas Muara Beliti, Hari ini (17/2) pagi tadi.
Dijelaskan Kompol Tony Saputra, setelah melewati serangkaian tahapan. Mulai dari, kesiapan pemilu. Lanjut, pengamanan Kampaye baik pilpres maupun pileg tahun 2024. Kemudian, pengamanan penyaluran logistik hingga pengamanan jalanya pelaksanaan proses pemungutan suara.
Tentunya, masih kembali Polri seluruh jajaran sampai tingkat wilayah. Termasuk, Polres Musi Rawas kembali menggulirkan giat pengamanan yakni pengamanan perhitungan suara baik pelaksanaan pleno PPK sampai nantinya pleno penetapan hasil pemilu ditingkat KPU Kabupaten Musi Rawas.
“Untuk itu, pengamana pleno di masing-masing PPK kita telah melepas sebanyak 240 personel. Yang mana, nantinya disebar ke Masing-masing pleno PPK. Adapun, di setiap pelaksanaan pleno PPK kita bagi sebanyak 7 personel, disiagakan guna mengawal, mengamankan jalannya peleno perhitungan suara PPK,” papar Kompol Tony Saputra dalam keterangan pres rilisnya.
Dari sebanyak 240 personel itu semua berasal dari personel bertugasi bagian, satuan, hingga personel Polsek jajaran.
“Diapel, kita telah melakukan pengecekan kesiapan personel. Lalu, kita juga telah berikan arahan tugas personel ketika mengamankan pleno PPK. Yang jelas, tugas Polri itu berupaya mengamankan sehingga memastikan pelaksanaan pleno berjalan kondusif, aman, lancar tanpa ganguan apapun,” tandasnya.
Lebih jauh, Kompol Tony Saputra membeberkan kembali dipertebal pengamanan. Dengan tujuam, guna mengimbangi pengamana terhadap rekan-rekan kita yang telah lebih dulu ditugaskan pengamanan pemungutan suara.
“Yang jelas, tugas personel nantinya melaksanakan pengamanan. Dengan tugas masing-masing yang telah diberikan. Begitupun, untuk personel yang memang tidak terlibat kita juga minta stabya di Mapolres. Yang mana, apabila dibutuhkan bisa bergeser guna menyelesaikan jika memang terjadi ganguan keamanan,” tegas Kompol Tony Saputra.
Bahkan, untuk diketahui masih berlangsungnya tahapan pemilu seretak tahun 2024. Seluruh personel, siaga. Dan tidak ada personel, tidak mendapatkan tugas. Bahkan, nantinya sebagai pelapis kekuatan.
Kapolres Musi Rawas juga telah mengeluarkam surat perintah kepada sebanyak 129 personel yang manan nantinya bisa ditugaskan di Masing-masing kantor PPK yang mana nantinya akan di awasi satu padal dan Pamatwil.
“Sekali lagi, Kapolres pun telah mengintruksi. Jangan ada, personel meninggalkan lokasi digelarnya pleno KPU. Kemudian, setiap personel harus melaporkan sekecil apapun potensi gangguan kamtibmas. Walaupun, melaporkan cukup lewat Whatss App Group,” tandasnya.
Penulis : ARIE












