MUSI RAWAS, LS – Belum lama ini, Polres Musi Rawas menyambut kadatangan Pju Polda Sumsel. Kehadiran Dir Intelkam Kombes Pol (KBP) Iskandar F Sutisna S.IK, menggelar pertemuan bersama 7 Kasat Intelkam Polres jajaran Polda Sumsel.
Pertemuan, dilangsungkan aula gedung pertemuan Admani Wedana Mapolres Musi Rawas, juga dihadiri Kapolres Musi Rawas AKBP Danu Agus Purnomo S.IK M.H, Kemarin (29/12) pagi.
“Tentunya, mewakili personel Polres Mura, memohon maaf apabila saat penyambutan ada kekurangan. Dan kami juga mengucapkan selamat datang Dirintelkam Polda Sumsel bersama para Kasat Intel Polres Lubuklinggau, Polres Muratara, Polres Empat Lawang, Polres Lahat, Polres Muba dan Polres Pagaralam,” ujar AKBP Danu Agus Prunomo S.IK M.H dalam keterangan pres rilisnya.
Dikatakan, Pria berpangkat melati dua bahwa kedatangan sekaligus kunker Dirintelkam dalam rangka, mempersiapkan hadapi sekaligus peningkatan situasi kamtibmas Nataru, Pemilu. Agar semuanya nanti pelaksanaanya berjalan dengan aman, damai dan kondusif.
“Maka dari itu, besar harapan kami kiranya para bapak beserta PJU, Dit Intelkam Polda Sumsel, memberikan arahan kepada para personel baik personel Sati Intel Polres Mura beserta Polres Lubuklinggau, Polres Muratara, Polres Empat Lawang, Polres Lahat, Polres Muba dan Polres Pagaralam,” tandasnya.
Sementara itu, Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Iskandar F Sutisna SIK, dalam sambutan dan arahannya, pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada, Bapak Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH beserta jajaran, atas sambutannya.
“Kedatangan kami beserta rombongan ini tidak lain untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus meningkatkan tali silaturahmi bersama para personel Sat Intelkam meliputi, Polres Mura, Polres Lubuklinggau, Polres Muratara, Polres Empat Lawang, Polres Lahat, Polres Muba dan Polres Pagaralam,” katanya
Kombes Pol Iskandar F Sutisna SIK, menuturkan ada beberapa item yang ingin saya sampaikan kepada personel Satuan Intelkam, diantaranya, pertama kiranya agar setiap pembuatan produk lebih tajam dan jangan sampai ketinggalan.
Kedua, agar para kasat kiranya untuk membuat SOP, ketiga agar para kasat membuat laporan singkat baru laporan lengkap menyusul, keempat setiap kegiatan agar mengirimkan laporan singkat setiap kejadian.
Lalu, kelima setiap konflik sosial agar benar-benar dikelola sehingga tidak terjadi konflik, keenam melakukan antisipasi kegiatan Nataru terutama pelaksanaan ibadah dan tempat wisata, ketujuh melakukan pembuatan perkiraan harus tajam harus sesuai dengan data dan lebih spesifik.
“Dan, ketujuh kiranya agar melakukan pemetaan Pemilu dan Pilkada dan terakhir Operasi Mantap Brata (OMB), harus betul-betul diantisipasi dan dievaluasi,” tukasnya.
Penulis : ARIE












