MUSI RAWAS, LS – Usai tiga hari lamanya proses pencarian, akhirnya jenazah Sahena seorang nenek berumur 78 tahun ditemukan. Hanya saja, ketika diketemukan wanita keseharian buruh tani, warga asal Desa Sadu Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas telah meninggal dunia dalam kondisi mengambang setengah badan diatas air sungai Musi Desa Sadu, yang mana berjarak 500 Meter dari tempat kejadian korban diduga tenggelam.
Proses evakuasi sendiri, dikawal langsung personel Polsek BTS Ulu bersama tim pencarian BPBD dan Basarnas yakni, Kemarin (10/6) sore sekitar pukul 16.00 Wib.
Kapolres Musi Rawas AKBP Danu Agus Purnomo S.IK M.H melalui Kapolsek BTS Ulu Iptu Nopera Enam Jaya Putra didampingi Camat BTS Ulu, Marzuki dan Kades Sadu, Edo membenarkan prihal telah ditemukan seorang wanita warga yang dikabarkam tengelam dialiran sungai musi. Untuk, jenazah korban sendiri diketahui bernama Sahena (78) telah diserahkan ke pihak keluarga yang kemudiam dikebumikan.
“Ya, Syukur untuk korban atas nama, Sahena umur 78 tahun warga Desa Sadu, yang sebelumnya sempat hilang diduga akibat tenggelam hari ini berhasil ditemukan,”Ungkap Iptu Nopera Enam Jaya Putra
Dikatakan, pria berpangkat balok dua ini. Untuk diketahui korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tubuh dalam posisi mengambang setengah badan dengan posisi agak miring yakni ditemukanya korban sekitar 500 meter dari tempat kejadian di Sungai Musi, Desa Sadu, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura.
“Saat ini jenazah korban sudah dibawa kerumah duka dan selanjutnya untuk dikebumikan oleh pihak keluarga. Dan, pada malammya akan langsung dilaksanakan pembacaan surat yasin dan doa bersama oleh pihak keluarga dirumah duka,”Tandasnya.
Sementara itu, Camat BTS Ulu Marzuki didampingi Kades Sadu Edo menambahkan, sebelum ditemukan korban, telah diberikan petunjuk jika korban tenggelam yakni ditemukanya dayung yang digunakan korban serta perahu berada dialiran Sungai Musi tepatnya Desa Pendingan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.
“Sebelum ditemukan jenazah korban, ada pentunjuk ditemukan dayung sekaligus perahu yang digunakan korban. Namun, berada di Desa Pendingan Kecamatan Muara Lakitan,”Tukasnya.
Penulis : ARIE












