MUSI RAWAS, LS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) terus lakukan sosialisasi hingga perkuat peran serta masyarakat sebagai upaya mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) Kabupaten Musi Rawas M. Rozak ketika dibincangi sejumlah wartawan sesaat dirinya meninjau kantor UPT PPA, Jum’at (27/5) pagi tadi.
Dijelaskan M. Rozak, menanggapi atas kejadian kekerasan terhadap anak yang belakang terjadi sejumlah wilayah Musi Rawas. Seperti halnya, kejadian tindak kriminal asusila korbanya anak dibawah umur terjadi di Desa Mambang Muara Kelingi.
Bahkan, dari kejadian tersebut telah dilakukan berbagai upaya pencegahan dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Radio hingga dengan memperkuat peran serta masyarakat baik dimulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun peran tokoh pemuda karang taruna.
“Menanggapi atas kejadian kekerasan terhadap anak laki-laki, menjadi korban asusila di Mambang Muara Kelingi. Tentunya, kita DPPA terus melakukan upaya maksimal salah satunya pencegahan terhadap tindak kekerasan perempuan dan anak engan terus melakukan sosialisasi hingga memperkuat peran serta masyarakat baik seperti di Desa peran PATBM, perangkat tergabung pemerintahan desa begitupun peran pemuda karang taruna,”Papar pria dahulu perna menjabat Kepala Dinas Kominfo Musi Rawas.
Lebih jauh, M. Rozak menyebutkan mengenai kejadian kekerasan asusila terhadap anak korban pelaku sodomi di Mambang Muara Kelingi sampai saat ini proses hukum PPA Polres Musi Rawas
“Mengenai langkah kita DPPA lakukan terhadap korban. Dimana, ketika perkara itu dilaporkan kita DPPA lakukan pendampingan terutama terhadp korban yang harus mengalami trauma. Dan pelaku sendiri, telah ditahap Polres Musi Rawas mengikuti proses hukum atas perbuatan yang telah dilakukanya,”Tandasnya.
Kedepanya, ada beberapa langkah pencegahan DPPA tengah melakukan berbagai kesiapan. Dimana, salah satunya dengan kerjasama pihak Unit PPA Satreskrim Polres Musi Rawas yang telah memiliki program Aplikasi e-PPA.
“Kalau dari kita DPPA sendiri, yakni dari petugas UPT PPA terus mengulirkan kegiatan Mobile. Isnya allah, nantinya agar informasi terkait tindak kekerasan perempuan dan anak terdeteksi sejak dini, DPPA Musi Rawas segera membangun sebuah aplikasi pemanfaatan teknologi,”Tandasnya.
“Akan tetapi, bisa kita simpulkan untuk saat ini dengan terjadi peningkat tindak kekerasan anak dan perempuan. Maka, kesadar masyarakat sudah terlihat. Dan kita sekali lagi akan terus berupaya maksimal,”Tukasnya.
Penulis : ARIE












