Terbaik & Terpercaya
Indeks

Siang Pamit Ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Disusul Kekebun Sang Ayah Telah Berpulang

IST Humas Polres Musi Rawas

*Polres Musi Rawas : Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Bekas Kekerasan, Hendak Di Visum Pihak Keluarga Pilih Mengihklaskan

MUSI RAWAS, LS – Duka mendalam dirasakan keluarga besar mediang, Arianton (52) seorang petani kebun warga Dusun III Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas.

Sang Ayah Arianton semulanya sempat berpamitan kepada anak dan istri keluar rumah, pergi mengecek kebun sawitnya berada Desa Babat, Kecamatan STL Terawas.

Namun, setelah larut malam Arianton tak kunjung pulang. Hingga akhirnya, Istri dan Anaknya menyusul ke Kebun dan secara langsung keduanya melihat Ayahnya telah terlentang ditanah, dengan kondisi meninggal dunia, Kemarin (11/12) malam sekitar pukul 21.00 Wib.

Kepergian Arianton, diakui SN sang Istri jika suaminya ada riwayat maag. Kemudian, ketika keluar rumah siang sekitar pukul 13. 00 Wib belum sempat makan siang. Kuat dugaan, meninggal dunia sang ayah dikarenakan sakit.

Pernyataan pihak keluarga tersebut, dibenarkan Kapolres AKBP Andi Supriandi SH. S.IK M.H melalui Kasih Humas AKP Herdiansyah dalam keterangan pres rilisnya.

Dijelaskan, AKP Herdiansyah kabar duka adanya warga meninggal dunia dikebun pertama kali, informasi tersebut didapatkan pihak Polsek Terawas. Adapun, informasi tersebut didapatkan dari perangkat Desa Babat yang menerima laporan, dari saksi-saksi yang tidak lain Istri dan Anak mendiang Arianton.

Dimana, di informasikan jika telah ditemukan Arianton yang mengenakan pakaian celana pendek warna hitam dan baju kaos warna biru dalam kondisi terlentang ditanah dan sudah tidak bernyawa lagi.

“Kemudian, setelah mendapatkan informasi tersebut personel Polsek Terawas pun langsung mendatangi TKP, dengan melakukan serangkaian langkah-langkah baik mengevakuasi jenazah, olah TKP, Indetifikasi bersama mengintrogasi saksi-saksi,” ungkap AKP Herdiansyah.

Tidak sebatas itu, lanjut AKP Herdiansyah dari kejadian ditemukanya Arianton meninggal dunia. Juga dilakukan, upaya identifikasi forensik oleh pihak Unit Foresnsik Satreskrim Polres Musi Rawas. Dan didapatkan hasilnya, dari fisik luar maupun dalam tubuh Arinto tidak ditemukan bekas kekerasan.

“Kalau dari keterangan saksi, SN merupakan Istri dan SS Anaknya mediang Arianto didapatkan keterangan membenarkan identitas jenazah benar Arianton. Kemudian juga, didapatkan keterangan jika Arianton ini benar berpamitan pergi menaiki sepeda motor pergi mengecek kebun sawitnya di Dusun I Desa Babat Terawas yang menjadi lokasi TKP ditemukan mendiang Arianton,” bebernya.

Ditambahkan, AKP Herdiansyah jika setelah sampai malam mediang Arianton tak kunjung pulang kerumah.

“Lalu, hingga magrib keluarga korban menunggu dirumah. Karena, pergi dari pagi ke kebun belum juga pulang. Bahkan, sekitar jam 7 malam SN dan SS menyusul ke kebun sawit. Setiba di kebun sawit, keduamya mendapati korban dalam keadaan terlentang ditanah dalam keadaan meninggal dunia. Lalu, warga melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa/Kadus lalu kades melaporkan ke Polsek STL Ulu Terawas,” tandasnya.

Selain itu, AKP Herdiansyah juga membeberkan kepastian meninggal dunia Arianton diduga karena sakit. Hal itu didapatkan dari hasil, pemeriksaan forensik luar dan tindakan medis lainnya dengan hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada tubuh.

“Guna memastikan penyebab meninggalnya mediang Arianton. Kita Polres Musi Rawas berupaya akan lakukan pemeriksaan mendalam/visum, Namun pihak keluarga sudah mengikhlaskan,” tukasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *