Terbaik & Terpercaya
Indeks

Pemkab Musi Rawas Terbaik Di Sumsel Kepatuhan Standar Pelayanan Publik, Tertinggi 94,95 Penilaian Ombusman RI

Bupati Hj. Ratna Mahmud Menerima Penghargaan Ombusman RI (26/1)

PALEMBANG, LS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, kembali menerima penghargaan atas kinerjanya.

Menariknya, penghargaan kali ini. Pemkab Musi Rawas dinobatkan Terbaik di Sumsel, kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2023 dengan capaian tertinggi 94,95 berdasarkan penilain Obusman Republik Indonesia (RI).

Piagam penghargaan berupa sertifikat, diserahkan Ketua Ombusman RI perwakilan Sumatera Selatan M. Adrian Agustiansyah kepada Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Mahmud, Hari ini (26/1).

Capaian prestasi itu, tentunya tidak lepas peran serta organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Musi Rawas menaungi pelayanan publik.

Dimana, sepanjang tahun 2023. Pendampingan pelayanan publik telah dilakukan, seperti Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Musi Rawas, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Musi Rawas, Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas, Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, PKM Jayaloka, dan PKM Nawangsasi.

Bahkan, dari hasilnya menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas memperoleh zona hijau dengan nilai tertinggi, mencapai 94,95 (A), dalam penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Musi Rawas memuncaki peringkat sebagai yang terbaik dari 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan. Prestasi ini diakui melalui Surat Keputusan Ombudsman RI Nomor 418 Tahun 2023 tentang Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023.

Prestasi sebagai yang terbaik dalam sektor pelayanan publik se-Sumatera Selatan menjadi bukti komitmen besar dari Ibu Bupati Musi Rawas dalam membangun Kabupaten Musi Rawas.

Kepala perwakilan Ombusman RI Sumatera Selatan M. Adrian Agustiansyah menyampaikan, peran aktif kapala daerah merupakan kunci central dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik lagi.

Selain itu, M. Adrian Agustiansyah menambahkan penilaian dilakukan pihaknya selama kurang lebih 4 bulan lamanya. Yakni, sejak juni hingga oktober 2023 lalu.

“Sedangkan, terkait dengan beberapa Kab/Kota yang masih berada pada zona kuning. Kita bersama menaruh harapan agar kualitas pelayanan publiknya untuk dapat ditingkatkan. Sehingga, nanti ditahun depan Sumsel semuanya sudah mendapatkan penilaian pada zona hijau,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *