Terbaik & Terpercaya
Indeks

ODGJ Di Musi Rawas Mengamuk Lukai Sejumlah Warga

IST Polsek Muara Kelingi

MUSI RAWAS, LS – Warga di Desa Suka Menang, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan berduka. Pasalnya, semua karena ulah Hendri laki-laki Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) yang secara membabi buta mengunakan sebilah celurit lukai sejumlah warga, Kemarin (4/6).

Tragisnya lagi, salah satu dari tiga warga menjadi korban yakni Wayan Natri (70) tani warga dusun I Desa Suka Menang, Kecamatan Muara Kelingi meninggal dunia ditempat karena alami luka bacok mulai kepala, punggung hingga kaki.

Sedangkan, dua warga  Jupri (54) dan Efriyansyah (35) hingga saat ini tengah dirawat karena alami luka serius, didada, punggung dan pergelangan tangan akibat sambetan celurit.

Sementara dari akhir aksi brutal dan Keji itu, Sang ODGJ pun babak belur lalu meregang nyawa ditangan amukan massa.

Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendrawan membenarkan prihal kejadian, dimana kejadian tersebut terjadi di Desa Suka Menang, adanya warga yang belakangan memang perna tahun 2021 lalu dibawah berobat ke Rumah Sakit Jiwa Palembang, karena mengidap ganguan jiwa dan barulah beberapa hari diduga bersangkutan penyakitnya kambuh kumat lagi.

“Yang mana, kejadian bermula ketika Hendri dari rumahnya keluar membawah sejata tajam (Sajam) sebilah celurit. Kemudian, Hendri berjalan tidak jauh 100 Meter dari kediaman merusak diding warga mengunakan celuritnya,” Terang AKP Hendrawan dalam keterangan pres rilinya, Minggu (5/6).

Senjutnya, Kata AKP Hendrawan setelah merusak diding rumah warga. Hendri dengan berjalan kaki mendapati rumah korban saudari Wayan Narti (70) terbuka. Dan saat itu, Wayan Narti sendiri tengah berbaring tidur didalam kamarnya.

“Dan Hendri masuk kedalam. Lalu melihat Wayan Narti. Hendri menyabetkan celuritnya ke kepala, perut sebelah kanan dan Korban langsung meninggal ditempat,”Papar pria dahulu perna menjabat Kapolsek Megang Sakti Polres Mura ini seraya menjelaskan atas kejadian tersebut warga pun mengetahui,  bahkan telah berupaya mengamankan Hendri tetapi terus berlari dan mencoba menyerang warga.

Selain Wayan Narti menjadi Korban, Hendrawan membeberkan Hendri pun menyerang dua warga lainya Jupri dan Efriyansyah anak dari Wayan Narti.

“tidak jauh berjarak 300 Meter. Hendri pun dengan tetap memegang celurit bertemu dengan Jupri yang tengah mengendari sepeda motor hendak ke Desa Pulau panggung. Jupri ketika itu, sempat menghentikan kendaraan dan menegur meminta izin kepada Hendri untuk lewat sembari berkata “boleh dak hen aku lewat” tetapi Hendri hanya diam.

“Tetapi dari belakang, Hendri justru menyabetkan celurit berulang kali mengenai kepala Jupri hingga Jupri pun terjatuh dari motor. Lalu, Hendri secara berulang kali menyabeti celurit kebagian dada kanan dan kiri, serta lengan sampai ke tangan dan tanggan,”Jelas Hendrawan.

Hendri pun, Masih Kata Hendrawan kembali mengamuk dengam mendatangi kediaman Wayan Narti.  Efriyansyah anaknya Wayan Narti baru sampai kerumah hendak melihat orang tuanya. Hendri langsung menyerang menyabetkan celurit mengenai pergelangan tangan Efriyansyah.

“Setelah Jupri, Hendri juga sabetkan celurit ke Efriyansyah mengenai pergelangan tangan. Dan kembali Hendri kabur dan setelah melukai tiga warga Hendri mengamuk melempari batu ke warga, merusak dinding rumah warga,”Beber pria dahulu perna menjabat Kapolsek Megang Sakti Polres Musi Rawas.

“akhirnya Aksi Hendri terhenti, tertangkap warga. Dan Kita mendapatkan informasi mendatangi lokasi dan sempat mengamankan Hendri dengan kondisi terluka karena dimassa. Lalu ketika dalam perjalanan kerumah sakit nyawa Hendri tidak tertolongkan ,”Tandasnya.

Sedangkan untuk dua korban Jupri dan Efriyansyah, Hendrawan memastikan kedua korban sampai saat ni masih mendapatkan perawatan medis rumah sakit.

“Dari kejadian itu. Kita Polsek Muara Kelingi telah melakukan langkah-langkah telah melakukan penggalangan terhadap keluarga kedua bela pihak. Kita pun, turut mendampingi warga mengantarkan korban Wayan Narti  ke rumah anaknya di Desa Tugu Sempurna, terus dilakukan pemantauan situasi perkembangan disana,”Tukasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *