MUSI RAWAS, LS – Bertambah usia 81 tahun merupakan momentum baik, terutama bagi kemajuan Kabupaten Musi Rawas.
Seperti halnya, sederet capaian keberhasilan dibawah kepemimpinan Rama-Berarti. Salah satunya, sejumlah Indikator Mikro Pembangunan Musi Rawas menunjukan perbaikan.
Demikian, terkuat dalam laporan Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Mahmud di Sidang Paripurna Istimewah DPRD Kabupaten Musi Rawas, beragendakan peringatan HUT Kabupaten Musi Rawas ke 81 tahun, Hari ini (24/4) pagi tadi.
Apresiasi dan ucapan terima kasih, terutama kepada pemerintahan legislatif DPRD Musi Rawas yang telah menyelenggarakan puncak peringatan HUT Musi Rawas ke 81, yang diselenggarkan melalui Sidang Paripurna Istimewah.
Dirinya menyebutkan, serangkaian tahapan guna mewujudkan Visi Misi Musi Rawas “Mantab” Musi Rawas yang Maju, Mandiri, Bermartab.
“Tahapan itu dengan melakukan empat target, yang pertama mewujudkan birokrasi yang profesional berbasis teknologi informasi, kemudian kedua membangun sumberdaya manusia yang berkualitas, selanjutnya ketiga pemerataan infrastruktur berwawasan lingkungan dan terakhir memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” jelas wanita akrab disapa Ratna Mahmud.
Dari itu, setelah ke-empat target tersebut terpenuhi mampu mendukung dirumuskanya 9 program unggulan yang telah dan sedang dilaksanakan. Adapun, 9 program unggulan dimaksud pendidikan gratis, fasilitas Seragam sekolah gratis, Kesehatan gratis, pengadaan unit ambulan tiap desa,
fasilitasi pengembangan pondok pesantren, fasilitiasi pendirian rumah tahfiz AlOur’an, peningkatkan infrastruktur terutama jalan, mengadakan alat berat sebagai upaya membantu masyarakat untuk membuka lahan pertanian dan terakhir santunan kematian.
“Saya informasikan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun ini, seluruh program tersebut telah saya laksanakan, sehingga program yang merupakan janji politik saya, telah semuanya saya penuhi dan saya realisasikan,” beber Ratna Mahmud.
Selain dari pada itu, ditambahkan Ratna Mahmud menyebutkan selama kepemimpinan bersama wakil bupati Hj. Suwarti beberapa prestasi diraih, mulai dari menempati peringkat pertama di Sumsel dengan nilai kualitas tertinggi dalam kategori Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI, peringkat pertama pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Selatan dalam upaya sertifikasi aset pemda sehingga mendapatkan penghargaan dari KPK RI,
Penghargaan top nine Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) bidang kesehatan tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022 sehingga saya mendapatkan kesempatan diajak oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi ke salah Satu pusat layanan publik terbaik di dunia yaitu ke Azerbaijan, untuk melakukan studi tiru.
Kemudian, Musi Rawas termasuk dalam tiga daerah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan yang mendapatkan predikat “BB” (sangat baik) dalam mengimplementasikan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dari Kemenpan & RB, Penghargaan Opini WTP tujuh kali berturut-turut atas laporan keuangan pemerintah daerah dari BPK dan InsyaAllah tahun 2024 juga akan mendapatkan Opini WTP, penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara dalam anugerah meritokrasi tahun 2022 atas keberhasilan pemberintah Kabupaten Musi Rawas menerapkan sistem merit.
“Selanjutnya, kabupaten Musi Rawas merupakan kabupaten layak anak dalam katagori ngya. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, lalu dalam bidang infrastruktur, Kabupaten Musi Rawas mendapatkan penghargaan kategori paling cepat pembangunan infrastruktur dari Kementerian Perhubungan RI, penghargaan dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2023 dari Wakil Presiden RI dan terakhir penghargaan sebagai daerah pendukung pengelolaan zakat terbaik dari Baznas,” tandasnya.
Sementara itu, terkait indikator makro pembangunan daerah. Ratna Mahmud menyebutkan sejumlah indikator menunjukkan perbaikan diantaranya, Indek Pembangunan Manusia Kabupaten Musi Rawas menunjukkan peningkatan. Dimana, di tahun 2021 sebesar 69,26, meningkat menjadi 70,52 pada tahun 2023.
Lalu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2021 sebesar 2,33 persen meningkat sangat signifikan menjadi 4,03 persen pada tahun 2023. Selanjutnya, Angka pengangguran tahun 2021 sebesar 2,78 persen, dapat diturunkan menjadi 1,95 persen di tahun 2023, angka ini lebih rendah dari angka pengangguran provinsi maupun nasional.
“Begitupun dengan pendapatan perkapita di Kabupaten Musi Rawas juga mengalami peningkatan dari tahun 2021 sebesar Rp. 51,2 juta menjadi Rp. 57,71 juta pada tahun 2023. Dan juga Indeks gini Kabupaten Musi Rawas pada Tahun 2021 Sebesar 0,277 meningkat menjadi 0,328 tahun 2022 dan dapat diturunkan lagi menjadi 0,284 tahun 2023,” tukasnya.
Penulis : ARIE












