Terbaik & Terpercaya
Indeks

Jarak 500 Meter Diduga Tenggelam, Nenek Marsida Ditemukan Meninggal Dunia

IST Satreskrim Polres Musi Rawas

MUSI RAWAS, LS – Ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya, berada di Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti mendadak heboh ditemukanya jenazah sesosok wanita paruh baya dalam kondisi tersangkut derasnya saluran irigasi, Senin (17/11) sore tadi.

Kejadian penemuan jenazah, yang akhirnya identitasnya diketahui Marsida (61) tidak lain, warga Dusun III Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti.

Almarhuma Marsida sendiri, ditemukan 500 meter jaraknya dari lokasi korban diduga tenggelam. Dimana, kesehariannya korban kerap beraktivitas mandi saluran irigasi, yang mana berada tepat didepan kediaman tempat dirinya menetap tinggal.

Aparat berwajib, Jajaran Polsek Muara Beliti dipimpin Kapolsek Muara Beliti AKP Miming didampingi Wijaya SE, M.M didampingi Kanitreskrim Iptu Jumar Bolivar SH, MH berserta sejumlah anggota piket.

Kemudian, Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra S.T.r. K S.IK M.H diwakilkan Kanit Pidum Ipda Novra Robialdi S.IP., M.H berserta personel uni Identifikasi Satreskrim Polres Musi Rawas turun lakukan indetifikasi, olah TKP bersama mendatangi kediaman rumah duka.

Begitupun, sejak awal ditemukan Almaruhma Marsida yang mana pertama kali jenazah ditemukan salah seorang sopir pengendara mobil. Musibah meninggal dunia, Almaruhma Marsida juga diketahui Kepala Desa Tanak Periuk H. Nasir.

“Mendapatkan informasi adanya penemuan mayat perempuan, tersangkut di saluran irigasi berada di Desa Tanah Periuk. Kita Polsek Muara Beliti, langsung turun ke lokasi. Dan bersama-sama, personel Identifikasi Satreskrim Polres Musi Rawas juga telah dilakukan serangkaian langkah-langkah, yakni olah TKP dimana lokasi awal korban diduga tenggelam hingga ditemukan,” ungkap Kapolsek Maura Beliti AKP Miming Wijaya dalam keterangan Pres Releasenya.

Lebih jauh, dibeberkan AKP Miming Wijaya bahwa setelah bertemu keluarga duka, pihaknya dibantu tenaga medis bidan desa setempat telah lakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan hasilnya tidak ditemukan adanya luka-luka adanya tanda kekerasan.

“Bersama itu pula, pihak media almarhuma Marsida ikhlas atas kepergian almaruhma. Begitpun, dengan membuat surat pernyataan pihak keluarga duka tidak mau jika jenaza dilakukan Visum Et Revertum dan Autopsi terhada jenazah,” tandasnya.

Sementara itu, Kades Tanah Periuk H. Nasir membenarkan adanya kejadian warga diduga tenggelam dan ditemukan telah meninggal dunia di salah satu lokasi saluran irigasi.

“Ya, benar kejadiannya sore korban Marsida ditemukan telah meninggal dunia disaluran irigasi. Memang mendiang, memang ada derita penyakit dan keseharian sering mandi di saluran irigasi. Apalagi, shubu tadi beliau sempat terlihat sholat di masjid,” terang H. Nasir ketika dibincangi Linksumatera.co.id ketika berada di depan rumahnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *