MUSI RAWAS, LS – Warga beraktivitas diareal kebun PT. Argo Kati Lama (AKL), dihebohkan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi terkelungkup berada ditengah ruas jalan Blok 16 D11 Divisi IV AKL Utara, Hari ini (6/7) sore sekitara 15. 30 Wib.
Sementara itu, mendapatkan informasi di temukanya mayat tersebut. Dengan sigap personel piket Polsek Muara Beliti dibantu warga masyarakat Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti Musi Rawas mendatangi lokasi sekaligus mengevakuasi jenazah.
Berdasarkan pantauan Linksumatera.co.id, upaya mendatangi lokasi sekaligus evakuasi penemuan mayat. Polisi bersama warga masuk ke kawasan areal kebun PT. AKL menaiki mobil L300, dalam kondisi hujat lebat menempuh jarak lebih kurang 5 Kilometer ruas jalan areal perkebunan dalam kondisi becek berlumpur.
Sesampainya dilokasi, rombong personel piket Polsek Muara Beliti dipimpin Kanit Intel Aipda Adi Yonson didampingi sejumlah personel, Bahbinkabtimas Aipda Teddy dan Bripka Nurhidayat, kemudian Personel Reskrim, Briptu Harno Pangestu melakukan pra olah TKP selanjutnya mengevakuasi jenazah naik mobil keluar lokasi.
Barulah selanjutnya, Jenazah diketahui Indentitasnya bernama Bahasian merupakan warga asal Desa Muara Kati Lama, Kecamatan TPK Kabupaten Musi Rawas dipindahkan ke Mobil Ambulance desa.
Kemudian, personel piket bersama pihak keluarga membawa jenazah ke Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau guna dilakukan visum et repertum.
Kapolsek Muara Beliti, Elan Marulli Sitompul didampingi Kanit Intel Aipda Adi Yonson membenarkan terkait ditemukanya penemuan Mayat laki-laki, indentitas diketahui warga Muara Kati Lama terkelungkup di areal perkebunan PT. AKL.
“Benar, anggota piket mendapatkan informasi penemuan mayat langsung bergerak mendatangi lokasi, kemudian mengevakuasi jenazah selanjutnya dibawah Ke RS Siti Aisyah guna dilakukan Visum,”Ungkap AKP Elan Marulli Sitompol ketika dibincangi Linksumatera.co.id di Mapolsek Muara Beliti.
Selain itu, dijelaskan AKP Elan Maruli bahwa penemuan mayat pertama kali didapatkan informasi saudara almarhum Darmasyah (Adik Korban/red). Dimana, diceritakan terakhir almarhum kemaren lusa (4/7) menginap dipondoknya.
“Lalu, ke esokan paginya (5/7) almarhum pamit pulang pergi ke pondoknya sendiri yang tak jauh dari pondok Darmasyah. Sorenya harinya, korban sempat menelpon Darwansyah hanya saja tidak terangkat, kemudian, adiknya menelpon kembali, namun tidak juga diangkat,”Papar pria berpangkat balok tiga ini.
Masih kata, AKP Elan Marulli Sitompul bahwa karena tak puas dengan itu Darwansyah kembali menelpon berulang-ulang hingga pukul 22.00 WIB. Barulah, Hari ini (6/7) Darwansyah mencarinya mendatangi pondok almarhum. Dan sekitar sore sekitar pukul 15. 30 Wib ditemukanlah jenazah almarhum. Lalu, Darmasyah menelpon ayahnya bernama Muslim segera datang ke lokasi penemuan Almarhum bersama juga menelpon pihak polsek Muara Beliti.
“Adapun, dari hasil pra olah TKP jenazah langsung dibawah ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau, dengan dibantu pihak desa, dan pihak keluarga untuk dilakukan visum dengan menggunakan ambulan Desa Durian Remuk. Jadi, setelah tiba di lokasi, kami langsung melakukan pra olah TKP dan langsung membawa jenazah ke Rumah Sakit Siti Aisyah, untuk dilakukan visum mengetahui penyebab meninggalnya korban,”Tandasnya.
Sementara itu, ditambahkan AKP Elan Marulli Sitompul menyebutkan di lokasi penemuan mayat ditemukan beberapa barang-barang milik almarhum.
Adapun, barang barang berupa tas karung warna putih berisikan tas selempang warna hitam yang didalamnya surat menyurat berupa E-KTP, STNK Motor, dua ATM BRI, dua kartu KIS, kartu Jamkesmas, dua buku tabungan BRI, kertas bukti penarikan uang dan handphone android Merk Infinix X688B bersama charger-nya.
Bersama didalam tas karung juga ditemukan minyak urut GPU, rokok kretek, korek gas, 4 buah baterai ABC, obat 5 tablet Bodrex, Senter Kepala, sebilah pisau cap Garpu, Senapan Angin dan pelurunya, sandal jepit, kantong berisi daun ubi. Lalu, ada juga ditemukan sepotong kayu bulat dengan panjang 1.5 meter berada di areal kebun sawit sekitar 5 meter dari posisi mayat.
“Dan mengenai hasil visum saat ini masih menunggu dari pihak petugas rumah sakit dan mengenai penyebab kematian korban masih dilakukan pendalaman perkara oleh anggota Polsek Muara Beliti,”Tukasnya.
Penulis : ARIE












