MUSI RAWAS, LS – Ribuan massa salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati Wakil Bupati Musi Rawas, mendatangi kantor KPU Kabupaten Musi Rawas. Kedatangan massa pun, buntut terjadinya kecurangan hasil perhitungan suara dilakukan panitia pemungutan suara (PPS), di TPS Desa Mawar Kecamatan Muara Beliti.
Tidak sekedar mendesak agar KPU Musi Rawas menetapkan keputusan agar dilakukan perhitungan ulang. Aksi unjuk rasa dikawal ketat balikade aparat kepolisian, personel Polsek Muara Beliti dibackup sejumlah personel Polres Musi Rawas berujung ricuh.
Massa ditunggangi keberadaan propokator, akhirnya “mengamuk” melempari air mineral dan batu yang mengenai barisan balikade aparat kepolisian.
Amukan massa kembali menjadi-jadi, ada sebagian terus berusaha menerobos masuk ke Kantor sekretariatan KPU Musi Rawas. Kemudian, ada juga massa berada di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) lakukan pembakaran Ban.
Langkah taktis, diambil Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH. S.IK didampingi Kabag Ops AKP Roy Zulisrin yang menerjunkan pasukan Dalmas Sat-Samapta Polres Musi Rawas memperkuat balikade pengamanan massa.
Semakin dipertebal, massa terus anakris melemparkan batu. Bahkan, tidak terhindarkanya aksi pemukul terhadap sejumlah personel Dalmas sehingga aksi unjukrasa kian memanas.
Tidak hanya itu, guna meredamkan aksi unjukrasa dilakukan upaya mengedor massa melepaskan tembakan gas air mata. Dari kerumunan massa mengamuk, terdampak salah satu massa terjatuh. Upaya, evakuasi pun dilakukan petugas medis dengan pengawalan ketat tameng petugas Dalmas.
Serangkaian penyerangan lemparan botol air mineral dan batu dilakukan massa. Akan tetapi, dari itu, salah satu massa menjadi korban gas air mata berhasil dievakuasi mendapatkan perawatan medis.
Situasi kembali mencekam, massa kembali bergerak maju menduduki kantor KPU Musi Rawas. Dan dengan sigapnya, diterjunkan tim detasemen 45 Satbrimob dilengkapan senjata peluru karet, masuk membubarkan kerumunan massa.
Aksi balasan pun kembali terjadi, massa terdesak mundur hingga berhamburan diruas jalan lintas (Jalinsum) kelurahan Muara Beliti. Massa lakukan pelenparan boom melotof kesejumlah bangunan ruko, lalu massa pun nekat lakukan aksi penjarahan terhadap barang-barang berharga berada dilokasi ruko.
Personil detasemen 45 menggunakan kendaraan bermotor dan mobil taktis, dengan sigap bergerak lakukan pengejaran dan berupaya menghentikan aksi massa. Sampai akhirnya, salah seorang massa yang mebawah hasil jarahan berhasil dilumpulkan dan massa pun membukarkan diri.
Adapun, dari semua rangkaian aksi merupakan simulasi pengamanan kota (Sispamkota) pengamanan Pilkada Serentak 2024 Kabupaten Musi Rawas, yang digelar jajaran Polres Musi Rawas didukung FKPD, TNI-AD Kodim 0406 Lubuklinggau, Brimbo Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, Perwakilan Pemkan Musi Rawas Sat- Pol PP Damkar Musi Rawas, Dishub dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Musi Rawas, berlansung Lampangan Taman Beregam Behame Muara Beliti, Hari ini (26/8) pagi tadi.
Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH. S.IK menyebutkan masih dalam kesiapan pengamanan Pilkada Serentak pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel dan pemilihan bupati (Pilbup) Musi Rawas tahun 2024. Setelah dengan telah mengurai gladi kotor, gladi bersih hingga sampai terlaksananya sispamkota yang berjalan lancar, aman tanpa kendala.
“Kegiatan hari ini, alhamudulillah telah terselenggara sispamkota pilakda serentak pemilihan gubernur Sumsel dan pemilihan bupati Musi Rawas. Kita Aprersiasi kerjasamanya semua unsur tekait baik TNI-AD Kodim 0406 Lubuklinggau, Personel Brimob B Pelopor Lubuklinggau. Kemudian, pemerintah kabupaten kehadiran Sat-Pol PP Damkar bersama jugs KPU, Banwaslu yang mana telah bersama-sama kita jalankan tugas sispamkota ini,” ungkap AKBP Andi Supriadi ketika dibincangi sejumlah wartawan usai sispamkota.
Lebih jauh, dibeberkan pria berpangkat melati dua dalam sispamkota telah diurai serangkaian simulasi dari berbagai situasi dan kondisi, situasi hijau, kuning, hingga merah kondisi ekskalasi tinggi. Sehingga, dari hasilnya didapatkan gambaran nantinya apabila ada ganguan kabtimas menggangu jalannya pelaksanaan pilkada serentak. Dan seperti itulah SOP yang akan kita jalankan nantinya.
“Yang jelas, kondisi tersebut bukanlah kita harapkan nantinya. Akan tetapi, tentunya pelaksanaan pilkada serentak di Musi Rawas nantinya tentu saja kita harapan berjalan aman damai, semua itu tidaklah lepas dukungan kerjasama stakholder terlait,” bebernya.
Sementara untuk pengamanan, jajaran polres Musi Rawas tentunya menggerak 2 pertiga kekuantan atau sekitar 300 personel mengawal dan mengamankan jalanya rangkaian pelaksanaan kegiatan pilkada serentak tahun 2024 diwilayah hukum Kabuapten Musi Rawas.
“Juga nantinya, akan dibackup personel BKO Polda Sumsel 100 personel, Satbrimob sebanyak 75 personel dan 50 personel TNI-AD Kodim Lubuklinggau. Sekali lagi harapan kita kedepan, mari sama-sama berdoa bersama seluruh masyarakat kabupaten Musi Rawas agar pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024 diwilayah kabupaten Musi Rawas berjalan aman, tertib dan lancar,” tukasnya.
Penulis : ARIE












