MUSI RAWAS, LS – Gerak cepat (Gercep) memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat, sigap ditunjukkan Jajaran Polsek STL Ulu Terawas langsung mendatangi secara langsung mengawal, Bus Penumpang kendaraan mudik lebaran mengalami kerusakkan, yang harus menepi dipinggir ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya berada RT 05, Kelurahan STL Ulu Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Minggu (15/3) dini hari.
Tidak sekedar memberikan rasa aman, maupun lakukan pengaturan arus lalulintas. Kapolsek STL Ulu Terawas, Iptu Dedi Purnomo didampingi Personel Sat-Intelkam Polres Musi Rawas memberikan himbauan kamtibmas sekaligus menawarkan kepada seluruh penumpang jumlahnya 51 penumpang bersama Sopir dan dua Karnetnya, agar beristirahat di rest area yang telah disediahkan di Mapolsek STL Ulu Terawas tidak jauh dari lokasi.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan giat dilakukan Kapolsek STL Ulu dan Jajaran, merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada Masyarakat khusus bagi pemudik, yang mana melintas diwilayah hukum Kabuapaten Musi Rawas selama priode pengamanan arus mudik.
Bahkan, AKBP Agung Adhitya sapaan akrabnya menegaskan dirinya selaku Kapolres telah mengintruksikan seluruh personel agar berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama kepada para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
“Saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran, khususnya personel yang bertugas di pos pengamanan maupun polsek jajaran, agar cepat tanggap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di perjalanan. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih bagi para pemudik yang melintas di wilayah Musi Rawas,” paparnya.
Sementara, Kapolsek AKP Dedy Purnomo membenarkan pihaknya telah turun kelokasi, baik lakukan pengecekan terhadap kondisi bus serta memastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman.
“Kami juga menawarkan kepada para penumpang tujuan ke Pulau Jawa untuk beristirahat sementara di Rest Area Mapolsek STL Ulu Terawas sambil menunggu proses perbaikan kendaraan. ini sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Dan juga, menghindari terjadinya gangguan kenyamanan dan istirahat jika penumpang harus beristirahat di pinggir rumah warga sekitar,” tandasnya.
Penulis : ARIE












