Terbaik & Terpercaya
Indeks

Kapolres Musi Rawas Bersama Stacholder Terkait Panen Serentak Jagung Dilahan 1.5 Hektar Desa Air Satan

Fose Bersama Kapolres Musi Rawas Stacholder Terkait Pelaksanaan Panen Serentak Penanaman Jagung, Dukung Asta Cita Presiden Wujudkan Swasembada Pangan Dilahan 1.5 Hektar Desa Air Satan Muara Beliti (26/2)

MUSI RAWAS, LS – Proses memberikan dukungan asta cita Presiden Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam rangka mewujudkan Indonesia swasembada pangan terus belanjut.

Seperti halnya, untuk dikabupaten Musi Rawas yang mana setelah dilakukan penanaman. Hari ini (26/2) pagi sekitar pukul 10.00 Wib, Kapolres Musi Rawas, AKBP Andi Supriadi SH. S.IK M.H bersama stackholder terkait melaksanakan panen serentak jagung, dilahan 1.5 Hektar berlokasi di Desa Air Satan.

Hadir dalam pelaksanaan panen serentak, Wakapolres Kompol Hendri SH, PJU Polres, Para Kasat, Perwira bersama personel Sat-Samapta, Personel Polsek Muara Beliti.

Kemudian, perwakilan Stacholder terkait Plt Kajari Musi Rawas Abu Nawas, Perwakilan TNI-AD Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0406 Lubuk Linggau Kapten ZI Epi Sugiarto, Kepala Dinas Perkebunan Kgs Feri, Kadis-PU-CKTRP Oktaviano, Camat Muara Beliti, Kades Air Satan, bersama para penyuluh pertanian Kecamatan Muara Beliti.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Andi Supriadi menyebutkan dalam lanjutan proses, mendukung asta cita bapak presiden wujudkan swasembada pangan.

Jajaran, Polres Musi Rawas bersama unsur terkait mengikuti panen serentak tanam jagung. Adapun, untuk pelaksaan panen dilangsungkan tepat di depan lahan 1.5 gram berlokasi di Desa Air Setan.

“ini, panen serentak se-Indonesia. Kemudian, untuk kita Musi Rawas panen jagung kuartal pertama itu dilahan 1.5 hektar Mono Culture milik bapak Suyono Kelompok Tani Maju Karya Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Alhamdulillah telah menghasilkan 7 ton jagung,” ungkap AKBP Andi Supriadi dalam keterangan press releasenya.

Lebih jauh, disebutkan pria berpangkat melati dua ini bahwa untuk dikabupaten Musi Rawas dipastikan telah dilakukan serangkaian kegiatan penanaman jagung.

Bahkan, untuk di Desa Air Satan berada di dua lokasi dan dilokasi sekarang itu telah dilakukan lebih dulu, dan dilanjutkan dilokasi kedua lokasi dipinggir jalan Desa Air Satan.

Begitupun, mengenai mekanisme selanjutnya seperti hasil panen, diserahkan sepenuhnya kelompok tani mengelolahnya. Namun, bisa dipastikan untuk melemparkan hasil panen jagung, ada pihak bulog siap menampung.

“Mudah-mudahan, nanti dalam proses penjualan walau nantinya melalui tengkulak yang nantinya dipastikan akan ditampung bulong siap membelinya seharga Rp. 5.500,- untuk perkilogramnya,” bebernya.

Sementara dalam rangka mendukung asta cita bapak presiden, mewujudkan swasembada pangan tentunya TNI-Polri ditugaskan. Adapun, tugas tersebut seperti untuk di Musi Rawas TNI Kodim 0406 Lubuklinggau ditugaskan, pada penanaman padi.

“Sedangkan, Polri Polres Musi Rawas fokus penanaman jagung yang mana bisa dipastikan sampai saat ini, dengan adanya dukungan campur sari 73,6 Hektar dan tertanam 38 hektar. Yang mana, penanamn dilahan tumpang sari dibantu oleh rekan-rekan perusahan sawit yang ada di Musi Rawas,” paparnya.

Masih kata, AKBP Andi Supriadi dalam penanam jagung juga ditambahkan, dukungan penanaman dilahan Monoculture seperti lahan bapak suyono. Yang mana, untuk sampai saat itu ada sampai 17, 3 Hektar lahan dan yang telah ditanam itu 17, 2 hektar.

“Mudah-mudahan, kedepan kita akan panen raya serentak lagi. Karena, ini adalah panen kuartal pertama. Yang mana, menjadi harapan kita bersama, berdampak memberikan kesejahteraan signifikan terhadap masyarakat kita Musi Rawas apalagi merupakan daerah perkebunan dan pertanian,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kades Air Satan Muhamad Nasir mengapresiasi keserius Polres Musi Rawas turun tangan, membatu para petani khususnya dalam rangka penanaman jagung bagi petani di Desa Air Satan ini.

“Ini, panena jagung penanaman tahap pertama. Luar biasa bapak Kapolres kami mewakili masyatakat Desa para petani Air Satan mengucapkan terima kasih. Apalagi, untuk tahap pertama panen dilahan bapak suyono Kelompok Tani Maju Karya yang hasilnya lumayan, berdampak akan dirasakan,” ungkap Muhamad Nasir.

Namun, dikesempatan panen ini dirinya menyampaikan aspirasi para petani. Ada beberap kendalan, yang memungkinkan menjadi kendala ketika panen berlangsung, yakni perlunya dukungan peralatan dan itu juga sudah disampaikan Instansi terkait. Adapun, jika ditanah kesiapan lahan kami Desa Air Satan telah menyiapkan seluas luasnya lahan untuk ditanami jagung.

“begitu menjadi harapan, terutama pemerintah kabupaten melalui dinas terkait mesuport tambahan bagi petani kami ini, yang masih terkendal ketika cuaca hujan seperti saat ini terjadi. Jadi, dibutuhkan sekali dukungan dinas terkait begitupun Polres Musi Rawas kembali disuport adanya alat perontok jagung dan open pengering sehingga mampu menjaga hasil panen jagung,” bebernya.

Sementara disampaikan bapak suyono selaku Ketua Kelompok Tani Maju Karya merasakan sedih senang, yang mana dilahan mereka tanaman jagung telah mulai panen, yang mana telah panen dilahan 1.5 hektar dari lahan yang ditanami berjumlah 2.5 hektar.

“Alhamdulillah, dilahan kita ditahap pertama ini panen jagung. Artinya, dengan telah bergulirnya panen sangatlah dirasakan. Apalagi, kalau untuk saya sendirin selain mencukupi kebutuhan sehari-hari. Hasil panen jagung ini, nantinya juga beguna biaya pendidikan sekolah anak-anak saya,” tukasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *