ACEH BARAT, LS – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di wilayah pantai barat selatan Aceh untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah hingga Minggu.
Prakirawati BMKG Stasiun Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi saat ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Potensi cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti bencana alam banjir, tanah longsor dan bencana alam lainnya,” ujar Almira, Jumat (4/4).
Menurutnya, hujan lebat yang melanda wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, hingga Aceh Singkil dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial, yaitu gelombang atmosfer yang bergerak ke arah barat di sekitar ekuator dan memicu penambahan massa awan.
Selain itu, keberadaan belokan angin (shearline) di wilayah barat selatan Aceh turut memperparah kondisi, karena menyebabkan penumpukan massa udara yang berujung pada hujan deras berkepanjangan.
“Anomali suhu muka laut yang hangat di Perairan Barat Aceh juga meningkatkan potensi penguapan, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan,” tambah Almira
BMKG memperkirakan hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang dapat terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa, Kabupaten Simeulue, Gayo Lues, Aceh Barat, serta Nagan Raya.
Masyarakat yang akan melakukan arus balik Lebaran diimbau untuk berhati-hati dan menghindari daerah rawan bencana seperti lereng perbukitan dan bantaran sungai.
“Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan maka masyarakat disarankan untuk segera meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai,” tutur Almira.(**).












