MUSI RAWAS, LS – Jajaran Polres Musi Rawas, Polda Sumsel bersama Nahdlatul Ulama Musi Rawas menggelar lomba Hadroh memperingati Hari Bhayangkara ke 80 Tahun.
Dikesempatan yang sama, turut diperingati Hari Lahir GP Ansor ke 92 tahun dan Fatayat NU ke 76 tahun. Pelaksanaan perlombaan, dipusatkan aulda Gedung Admani Wedana Mapolres Musi Rawas, Kemarin (25/6) pagi.
Hadir sekaligus membuka pelaksanaan lomba Hadroh, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., didampingi jajaran pejabat utama (PJU) Polres Musi Rawas. Berkumpulnya, dalam bingkai kebersamaan menunjukkan bersinerginya Polri bersama Tokoh Agama dan warga Nahdliyin.
Sinergi ini adalah upaya untuk merawat harmoni di tengah masyarakat. Dan pertemuan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wujud nyata penguatan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.
“Kami ingin Polri senantiasa hadir sebagai pelindung yang humanis. Kolaborasi ini adalah bentuk dukungan penuh kami terhadap program unggulan Bapak Kapolda Sumsel yaitu SABUK KAMTIBMAS yang bersinergi dengan program kami di tingkat Polres, yaitu ‘Nyago Musi Rawas’. Dengan pendekatan nila religius seperti Hadroh ini,” tegas AKBP Agung Adhitya sapaan akrabnya ketika berikan keterangan Press Releasenya.
Apresiasi Tinggi dari Nahdlatul Ulama Ketua NU Kabupaten Musi Rawas, Kyai M. Munir Fatonih, M.Pd. yang menyampaikan, luar bias apa yang telah dilakukan bapak Kapolres Musi Rawas.
“Kolaborasi ini adalah sejarah baru yang menyatukan institusi negara dengan organisasi keagamaan dalam satu napas perayaan. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Musi Rawas. Kalin pertama Hari Bhayangkara dikolaborasikan dengan Harla GP Ansor dan Fatayat NU. Inisiatif ini sangat menyentuh hati kami dan membuktikan bahwa kepolisian sangat dekat dengan para ulama serta warga NU,” terang Kyai Munir.
Dari itu, kegiatan semacam ini kiranya kembali di lanjutkan. Sebagaimana wujud terjalinya hubungan baik Polri bersama Nadhadatul Ulama.
“Semoga sinergi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus merawat persatuan dan kesatuan di tanah Musi Rawas yang kita cintai,” tutupnya.
Penulis : ARIE












