MUSI RAWAS, LS – Usai melakukan penyidikan menindaklanjuti informasi personil Bahbinkatimbas jika telah terjadi aksi perampokan di Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi merupakan wilayah hukum Polres Musi Rawas.
Dengan sigap, akhirnya Team Opsnal Satreskrim Polres Musi Rawas berhasil amankan dua orang terduga pelaku perampokan yang beraksi menyatroni rumah, lalu dengan sadisnya menyekap korban kemudian membawah kabur tas berisikan uang “1 Miliar”.
Dalam upaya mengamankan pelaku, berjalan cukup dramatis. Dimana, semua berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama didukung keterangan beberapa saksi-saksi. Team Opsnal Landak Satreskrim mendapatkan identitas dan keberadaan yakni dua terduga pelaku.
Bahkan, belumlah sampai ke lokasi tempat bersembunyinya kedua pelaku. Team Opsnal Landak Satreskrim mendapati, kedua mengendarai unit minibus Avanza Silver berupaya kabur.
Sehingga, aksi kejar kejaran pun tidak terhindarkan. Akan tetapi, berada disebuah lokasi perkebunan sawit mobil dikendarai pelaku berhasil dihentikan.
Dan dengan penuh ketegangan, Kanit Pidum Ipda Niko Rosbarinto turun langsung berteriak agar keduanya hentikan mesin dan turun.
Menyusul, dengan beberapa anggota pum langsung berada mengelilingi mobil. Dan, tampak keduanya sempat tidak komperatif. Namun, akhirnya mereka berdua keluar dari mobil.
Lalu, dengan sigapnya anggota langsung mendekap lalu memborgol keduanya. Sedangkan anggota lainya, melakukan pengeledaan isi mobil dan ditemukanya, barang bukti (Bb) yakni tas berisikan uang “1 Miliar”, bersama sebilah pisau dan sepucuk senjata api laras pendek dan keduanya digelandang ke Mapolres Musi Rawas.
Hanya saja, dari semua itu hanyalah serankaian adegam simulasi peningkatan kemampuan personil Satreskrim Polres Musi Rawas. Kemudian, untuk diketahui simulasi peningkatan kemampuan teknis personil reskrim dilakukan dihalaman apel Polres Musi Rawas, yang di pandu dan disaksikan langsung Kasatreskrim AKP Polres Musi Rawas AKP Dedi Rahmat Hidayat SH bersama, sejumlah perwira Polres Musi Rawas, Hari ini (31/8) pagi tadi.
“Ya, semua hanyalah simulasi yakni latihan peningkatan kemampuan fungsi teknis reskrim, tentang bagaimana penangkapan tersangka perampokan. Dimana, personil Team Opsnal Landak Satreskrim setelah mengurai upaya penyidikan, kemudian bagaimana menyergap dan amankan pelaku disituasi tidak memungkinkan yakni berada dalam atau mengendarai mobil,”Tukasnya.
Penulis : ARIE












