Terbaik & Terpercaya
Indeks

8 Pejabat Baru Musi Rawas Dilantik, Febrian Saputra Jabat Kadiskominfo

Posesi pelantikan 8 Pejabat PTP Musi Rawas Oleh Bupati Musi Rawas Ratna Mahmud (23/2)

*Begini Pesan Penting Disampaikan Bupati Ratna Mahmud

MUSI RAWAS, LS – Sebanyak 8 pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dilantik, pengambilan sumpah jabatan secara langsung dipimpin Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Mahmud.

Kedelapan pejabat dimaksud, Febrian Saputra alias Yayan sapaan akrabnya kini menjabat Kepala Dinas Komunikasi Informastika Statistik (Diskominfo) Musi Rawas.

Kemudian, Doddi Irdiawan sebagai Kepala Disdukcapil, Yulita Anggraini Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD).

Selanjutnya, Dicki Zulkarnain Kepala BKSDM Musi Rawas, Ervan Malik Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Musi Rawas, Ichasanudin dan Kepala Bappeda Musi Rawas. Lalu, Wahyu Wibidono Wahid sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintahan Setda Musi Rawas.

Serangkaian posesi pelantikan, sendiri dipusatkan Auditorium Kantor Bupati Musi Rawas, Muara Beliti, Selasa (24/2) siang tadi.

Dalam kesempatan baik tersebut, Bupati Ratna Mahmud menyampaikan adanya pelantikan pejabat merupakan kebutuhan organisasi. Bahkan, dipastikan pelantikan ada sebanyak 8 pejabat pimpin tinggi pratama (PTP) diakui memang ada sebagia promosi. Namun, ada juga hasil penilai kinerja melalui tahapan lelang, sehingga dipastikan tidak ada jual beli jabatan.

“Mereka semua 8 orang ini, kalau dipusat lebih dikenal Menteri. Ya, semoga kalian yang baru dilantik bisa amanah. Dan segera bekerja, mari kita wujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri, Bermartabat (Mantab) berkelanjutan,” ungkap Ratna Mahmud ketika menyampaikan pidato sambutannya.

Lebih jauh, disampaikan Wanita dahulu perna menjabat Kepala PDAM Tirta Musi Bukit Sulap Lubuk Linggau dengan telah terisinya jabatan, yang mana dari 8 jabatan di isi pelaksana tugas (Plt).

Bahkan menurutnya, dalam pengabdian haruslah dijalankan dengan baik. Sebab, sebelum menjabat telah lebih dulu diambil sumpah mesti dipertanggung jawabkan.

“Kita ketahui bersama, jika dari 8 orang pejabat. Ada beberapa yang memang telah beberapa kali mejabat kepala OPD jabatan eselon 2. Nah, begitupun kepada yang baru menjabat, pelajar betul apa saja menjadi tupoksi, baok itu raperda, perbup, SK bupati. Jangan ketika ditunjuk sebagai kepala dinas se-enaknya saja hanya tinggal tanda tangan saja,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *