PALEMBANG, LS – Kurang lebih 1.009 orang personel Polda Sumsel dikerahkan, mengamankan kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka di Kota Palembang.
Dalam rangka memastikan situasi lapangan, berjalan optimal, aman, tertib, lancar tanpa terjadinya gangguan kamtibmas. Secara langsung, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho S.I.K., S.H., M.Hum melakukan tinjauan ke tiga lokasi stategis sebagai lokasi agenda kenegaraan Wapres Gibran, Kamis (16/7) pagi tadi.
Tinjaun Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, didampingi Pangdam II Sriwijaya (SWJ) Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel.
Sinergi lintas institusi tersebut menunjukkan soliditas aparat negara, dalam mengawal agenda kenegaraan sekaligus memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama rangkaian kunjungan berlangsung.
Tiga objek strategis menjadi fokus peninjauan, mulai RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, Jembatan Musi V, dan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang.
“Selain memastikan kesiapan personel dan sistem pengamanan VVIP, Kapolda Sumsel bersama Pangdam II/Sriwijaya turut mendampingi secara langsung setiap rangkaian kegiatan Wapres Gibran pada seluruh titik kunjungan,” ungkap Irjen Pol Sandi Nugroho.
Keberhasilan pengamanan agenda kenegaraan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia harus dilaksanakan secara profesional, terukur, dan penuh tanggung jawab. Namun yang tidak kalah penting, seluruh personel harus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” paparnya.
Selain itu, ditambahkan Irjen Pol Sandi Nugroho bahwa Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur pengamanan menjadi kunci keberhasilan dalam mengawal agenda strategis negara sekaligus menjaga kondusivitas kamtibmas di Sumatera Selatan.
Sementara itu, dikatakan Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K., bahwa Polda Sumsel telah mengerahkan 1.009 personel gabungan yang terbagi ke dalam berbagai satuan tugas dengan pola pengamanan yang terukur, dinamis, dan humanis.
“Prinsip utama kami adalah, VVIP aman. Namun denyut nadi rutinitas masyarakat, Alhamdulillah tetap berjalan. Kemudian, rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Personel di lapangan telah diinstruksikan untuk segera mengurai arus kendaraan setelah iring-iringan melintas sehingga tidak terjadi penumpukan lalu lintas yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” beber Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K.
Senada disampaikan, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., bahwa keberhasilan pengamanan kunjungan Wapres Gibran merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pengamanan dan Forkopimda Sumsel dalam mendukung agenda strategis pemerintah.
Sesuai arahan Bapak Kapolda, pola pengamanan yang diterapkan mengutamakan keselamatan tamu negara sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
“Kehadiran personel di RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, maupun PSEL Palembang bukan untuk membatasi ruang publik, melainkan memberikan pelayanan sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Inilah implementasi Polri Presisi yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata dia.
Sinergi yang ditunjukkan Polda Sumatera Selatan bersama Kodam II/Sriwijaya dan Forkopimda menjadi cerminan soliditas penyelenggara negara dalam mengawal agenda nasional. Melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan terintegrasi, seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
“Keberhasilan tersebut semakin menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Sriwijaya,” tandasnya.
Penulis : ARIE












