LUBUKLINGGAU, LS – Guna memastikan segala kesiapan, terutama menghadapi pelaksanaan pemungutan hingga rekapitulasi suara, dalam pelaksanaan Pilkada Serentak di wilayah Kabupaten Musi Rawas tahun 2024.
Melibat semua unsur terkait, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Musi Rawas menggelar rapat Koordasi (Rakor) metigasi kerawanan pilkada serentak tahun 2024, berlangsung di ballroom Dwinda Hotel Kota Lubuklinggau, Kamis (5/9) pagi tadi.
Dikesempatan rakor tersebut, unsur terkait yang hadir pengawas pemilu Banwaslu Musi Rawas, TNI-AD Kodim 0406 Lubuklinggau, Polres Musi Rawas, Pemkab Musi Rawas melalui Kesbangpol bersama Sat-Pol PP serta Diskominfo. Kemudian pihak terkait lainya PLN, Lapas Narkotika Muara Beliti, Blud Spam Musi Rawas.
Komisioner KPU Divisi Hukum dan Pengawasan Hengki Tornado menyampaikan, tidak lama lagi Pilkada Serentak tahun 2024 pemilihan Gubernur Wakil Gubernur (Pilgub) Sumsel dan Pemilihan Bupati Wakil Bupati (Pilbup) Musi Rawas segera dilangsungkan
Segala sesuatu, terutama kesiapan pelaksanaan pilkada tahun 2024 diwilayah Kabupaten Musi Rawas tentunya mesti dipersiapkan.
Adapun, kesiapan dimaksud tahapan penyelenggaran pemungutan suara, dilanjutkan rekapitulasi surat suara baik pleno ditinggkat PPK, sampai dengan Pleno tingkat KPU bahkan sampai dengan tahapan keputusan penetapan paslon terpilih.
Dari itu, sebagai pelaksana KPU Musi Rawas mengharapkan dukungan dan kerjasama baik pengawas pemilu yakn Banwaslu, TNI-AD Kodim 0406 Lubuklinggau, Polres Musi Rawas. Kemudian Pemkab Musi Rawas Kesbangpol, Sat-Pol PP, Diskominfo. Serta pihak terkait lainya, PLN, Lapas Narkotika Muara Beliti dan UPTD BLUD Spam Musi Rawas.
“Tadi sudah kita tuangkan semua, kesiapan kita KPU Musi Rawas penyelenggaraan Pilkada Serentak baik dimulai restribusi logistik surat suara, pelaksanaan pemungutan suara, dilanjutkan pleno rekapitulasi suara ditingkat PPK, KPU. Atau sampai dengan, pleno keputusan pemenang pilkada. Nah, semuanya tadi sudah kita curhatkan,” ungkap Hengki Tornado
Tidak hanya itu, ditambahkan Hengki Tornado terdapat beberapa catatan mulai dari mekanisme pendistribusian logistik surat suara pasca pemungutan suara, kemudian beberapa wilayah mengalami kendala baik kendala listrik, signal komunikasi yang renta menjadi penghambat ketika pelaksanaan pemungutan di TPS, Pleno PPK, KPU nantinya.
“Seperti persoalan terjadi dipendistribusian logistik. Ada dua kemungkinan, yang mana kita mengacu di Pilres dan Pileng kemaren. Soal pendistribusian Logistik surat suara dari gudang ke TPS kita pakai mode traspotasi pihak ketiga. Akan tetapi, yang menjadi problemnya itu ketika pasca pemungutan suara, logistik kotak surat suara bergeser dari TPS ke PPK tadi sudah dibahas dan kami lagi sekemakan lebih dulu,” bebernya.
Sama halnya, ditambahkan Hengki Turnando mengenai kesiapan gudang logistik untuk ditingkat PPK sementara memberdayakan penggunaann fasilitas gedung, pemerintah kecamatan.
“Begitupun, soal gudang logistik menyimpan surat suara. Ya, kita tetap meminta kerjasama, pihak pemdes maupun pemerintah kecamatan seperti berdayakab gedung polindes ataupun lainya,” ulasnya.
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH S.IK M.H mengatakan dalam mempersiapkan penyelenggaran pilkada serentak tahun 2024 mesti perlu peran serta dan dukungan semua pihak. Adapun, dengan itu maka sangat penting dilaksanakanya rapat koordinasi metigasi kerawanan pilkada serentak tahun 2024.
“Dari semua daerah, pilkada Musi Rawas bisa dikatakan pilkada “Sexy” head to head kandidatnya masih saling bersaudara. Artinya, guna mensukseskan itu saya selaku Kapolres telah sering berikan masukan kepada KPU Musi Rawas. Yang jelas, mari kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di pikada Musi Rawas sehingga terpilihnya, kepala daerah yang di idam-idamkan masyarakat,”tukasnya.
Penulis : ARIE












