Terbaik & Terpercaya
Indeks

Dian Prasetio : Politik Ala Milenial dan Peranannya

Tokoh Milenial Dian Prasetio (27/11)

MUSI RAWAS, LS – Dian Prasetio sosok tokoh Milenial, warga pribumi asal Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas mengakui begitu pentingnya peran generasi milenial terutama dalam berpolitik.

Apalagi, untuk saat ini generasi milenial menjadi topik pembincangan diberbagai kalangan. Terutama dalam perannya di dunia Politik.

Untuk diketahui. Bahwa generasi milenial adalah generasi yang unik dan memiliki karakter yang khas. Generasi ini termasuk salah satu pemegang estafet bonus demografi Indonesia 2020-2030 mendatang dan merupakan generasi penerus bangsa.

Karena itu, sebagaimana partisipasi politik serta dukungan generasi milenial sebagai generasi muda, sangat dibutuhkan untuk masa depan bangsa dan negara.

Dan diketahui pulan, generasi milenial adalah generasi muda yang berumur antara 17-37 tahun. Mengutip hasil sensus yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020.

Kemudian, secara nasional jumlah generasi milenial secara nasional mencapai 69,38 juta jiwa atau sekitar 25,87 persen dari populasi Indonesia.

“Hal ini menjadi modal baik bagi negara maupun partai politik untuk memanfaatkan generasi ini berpartisipasi aktif baik dalam partai politik maupun komunitas-komunitas politik untuk kepentingan bangsa,” ungkap pria berkacamta ini.

Selain itu, melalu hadirnya dukungan dan partisipasi politik generasi milenial ini akan terbentuk jika terus menerus terpapar media digital yang berisikan sosialisasi atau informasi atau berita tentang kampanye mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah yang positif,” tegasnya.

Masih kata dia, bahwa jika mengingat generasi ini adalah mayoritas pengguna media digital. Sosialisasi tersebut bisa dalam bentuk film, pesan teks yang menarik serta video digital di media sosial maupun media online lainnya.

Makan dari itu, sebagaimana memperhatikan jumlah tersebut. Tentunya, Posisi milenial saat ini menjadi bagian utama yang akan menentukan kondisi kehidupan berpolitik yang beradab di masa kini dan masa yang akan datang.

“Artinya, generasi milenial adalah bagian dari penentu kemajuan dan keberhasilan demokrasi, baik ditingkat daerah maupun nasional dengan harapan menyongsong indonesia emas pada tahun 2045”. ulasnya.

Selanjutnya, Berkaca pada Indonesia yang tengah menikmati bonus demografi, ungkapan tersebut menjadi hal yang nyata di depan mata.

Ungkapan tersebut, merupakan tonggak penentu masa depan bangsa dan menjadi nilai yang akan disongsong oleh suatu negara. Seperti halnya, ada ungkapan bahasa arab

“شُبَّانُ الْيَوْم رِجَالُ الْغَدٍّ”

Yakni, Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Ungkapan yang sangat familiar tersebut, bukanlah menjadi omong kosong belaka.

“Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh baik dan buruknya pemuda saat ini”. tandasnya.

Oleh karena itu, Di katakan Dian Prasetio bahwa untuk generasi muda wajib hukumnya untuk mengedepankan akhlak, kreativitas, serta produktivitas. Ketiga hal tersebut merupakan kunci pembentuk Indonesia kuat. Di tangan generasi muda lah harapan masyarakat kelak bertumpu.

“Sehingga, kehadiran anak muda ini “merupakan embrio generasi baru yang ada di tatanan sosial-kultural masyarakat. kreativitas dan akhlak yang dimiliki anak muda ini itu akan menentukan karakter dan moralitas bangsa ke depannya,” tukasnya.

Penulis : ARIE/Ril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *