Terbaik & Terpercaya
Indeks

Sabu Setengah Kilogram Lebih Asal Aceh Gagal Edar, Sepak Terjang MN Sang Kurir Berakhir Ditangan Ditresnarkoba Polda Sumsel

IST Ditresnarkoba Polda Sumsel

BANYUASIN, LS – Unit 4 Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel, kembali mengungkap tindak kriminal penyalagunaan Narkotika.

Untuk kali ini, Polisi berhasil gagalkan upaya penyelundupan setengah kilogram lebih sabu-sabu diduga asal aceh, belum lama ini 22 Mei 2026 lalu.

Menariknya lagi, serbuk haram 614, 5 gram yang terbagi beberapa paket tersebut, didapatkan dari lelaki Inisial MN (30) terduga pengedar jaringan Aceh yang menumpangi bus antar provisi.

MN merupakan warga asal Syiah Kuala, Kota Banda Aceh yang tanpa perlawanan diamankan tengah berada didalam Bus ketika dihentikan ketika berada di terminal Tipe A Betung Banyuasin.

Untuk diketahui, terhentinya sepak terjang MN hasil penyelidikan informasi akan adanya penyelundupan Narkoba, yang mana di dukung kemahiran Tim IT Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil melacak gerak gerik, hingga ditemukan  keberadaan terduga pelaku.

Kini, MN ditetap sebagai tersangka harus  mendekam sel penjara Polda Sumsel, bersama dengan kepemilikan barang bukti (Bb) 614,5 gram sabu-sabu.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan AKBP H.M. Syeh Kopek, S.T., S.H., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil integrasi antara kemampuan analisis digital dan ketepatan tindakan operasional di lapangan.

“Tim IT melakukan pemetaan sejak awal berdasarkan informasi yang kami peroleh. Setelah identitas target dan kendaraan berhasil dipastikan, tim lapangan bergerak melakukan penyekatan di jalur yang diprediksi akan dilalui. Hasilnya, tersangka diamankan bersama barang bukti sebelum narkotika tersebut sampai ke wilayah tujuan. Pengembangan terhadap jaringan di atasnya masih terus kami lakukan,” ungkap AKBP H.M. Syeh Kopek dalam keterangam Pres Release.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan peran strategis Sumatera Selatan sebagai salah satu titik pengawasan penting dalam memutus jalur distribusi narkotika lintas pulau.

“Pengungkapan ini membuktikan bahwa jalur distribusi narkotika lintas Sumatera terus kami awasi,” kata dia.

Selain itu, Keberhasilan menyita lebih dari setengah kilogram sabu ini dibeberkan Kombes Pol Yulian Sapaan Akrabnya bahwa tidak hanya menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika semata.

“Akan tetapi, semua menunjukkan efektivitas kolaborasi antara teknologi informasi dan operasi lapangan dalam mendukung pemberantasan jaringan narkotika nasional,” beber pria berpangkat melati tiga ini.

Senada disampaikan, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. trobosan transformasi digital yang dilakukan Polda Sumsel terus diperkuat, dengan tujuan untuk menghadapi pola kejahatan narkotika yang semakin kompleks dan terorganisasi.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Polda Sumatera Selatan tidak hanya mengandalkan patroli dan penindakan konvensional, tetapi juga mengoptimalkan kemampuan intelijen digital untuk membaca pola pergerakan jaringan narkotika. Kolaborasi antara Tim IT dan penyidik lapangan menjadi kekuatan penting dalam memutus jalur peredaran narkoba lintas provinsi yang mengancam generasi bangsa,” tegasnya.

Masih kata Kombes Pol Nandang sapaan akrabnya, bahwa Polda Sumsel berkomitme  untuk terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh jalur distribusi narkotika yang melintasi wilayah Sumatera Selatan.

“Sinergi antara teknologi, intelijen, dan penegakan hukum akan terus dioptimalkan guna mendukung program nasional pemberantasan narkotika serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *