MUSI RAWAS, LS – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ir. H. Hendra Gunawan, S.H., M.M., mendengar langsung aspirasi masyarakat Kelurahan Sumber Harta, Kecamatan Sumber Harta dalam kegiatan Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun 2026.
Reses ini merupakan satu dari 6 titik kunjungan Hendra Gunawan di wilayah Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas yang digelar 3 Juli hingga 10 Juli 2026.
Turut hadir Camat Sumber Harta, Deni Lubis, Lurah Sumber Harta, M. Ariful Amin, tokoh masyarakat (Tomas), tokoh pemuda (Toda), tokoh agama (Toga) bersama antusias di ikuti ratusan warga.
Warga Soroti Jalan, Irigasi dan Fasilitas Umum
Dalam sambutannya, Lurah Sumber Harta M. Ariful Amin menyampaikan sejumlah keluhan warga kepada Hendra Gunawan.
Persoalan utama yang disorot yakni kondisi jalan yang rusak dan perlu perbaikan, suplai air irigasi pertanian, serta minimnya fasilitas umum lainnya.
“Semua usulan masyarakat sudah kami rangkum dalam proposal. Kami berharap dapat ditindaklanjuti,” ujar Lurah.
Ia juga mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada H. Hendra Gunawan yang bersedia turun langsung ke Sumber Harta untuk menyerap aspirasi.

Hendra: Reses Untuk Menampung Aspirasi dan Mengawasi Kebijakan
Hendra Gunawan menjelaskan, setiap tahun anggota DPRD Sumsel wajib melaksanakan reses 3 kali untuk menemui masyarakat.
“Agenda reses ini untuk mendengar keluhan dan harapan masyarakat. Semua yang disampaikan nantinya akan kami bawa dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi,” jelasnya.
Menurutnya, reses juga bertujuan melihat sejauh mana peraturan yang dibuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah bermanfaat bagi masyarakat.
Dari ratusan desa dan puluhan kelurahan di Kabupaten Musi Rawas, Kelurahan Sumber Harta menjadi salah satu lokasi kunjungan Reses Perorangan Hendra Gunawan pada Masa Sidang VI Tahun 2026.
“Semua proposal InsyaAllah kami perjuangkan. Tapi saya tidak bisa memastikan kapan terealisasi, karena itu semua kehendak Allah SWT,” kata Politisi Partai NasDem tersebut.
Keluhan Guru PAUD dan Guru PAI Disuarakan
Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan warga menyampaikan aspirasinya.
Siti Hartuti yang mewakili guru PAUD di Musi Rawas menyampaikan kegelisahan terkait proses pengangkatan menjadi guru PPPK.
Ia juga menyuarakan keluhan guru Pendidikan Agama Islam baik ASN maupun PPPK di bawah Kemenag. Menurutnya, tunjangan sertifikasi periode Januari 2026 hingga Juni 2026 belum mereka terima.
Semua masukan tersebut dicatat Hendra Gunawan untuk selanjutnya diperjuangkan bersama eksekutif dan legislatif di tingkat provinsi. (Adv)












