Terbaik & Terpercaya
Indeks

Hadapi Bencana Di Musi Rawas, Kadinsos Rozak : Anggaran Khusus Bencana Tidak Ada, Hanya Andalkan bufferstock Dari Provinsi

Kadinsos M.Rozak ketika dibincangi terkait tanggalangi dampak bencana alam

MUSI RAWAS, LS – Setiap daerah termasuk di Kabupaten Musi Rawas tentunya akan menghadapi bencana alam, sehingga menjadi tugas masing-masing pemerintah daerah (Pemda) tetapkan tanggap darurat bencana sekaligus bergerak cepat tanggulangi terhadap dampak dari terjadinya bencana.

Sebagaimana setiap tahunnya, diketahui Kabupaten Musi Rawas sebagian besar wilayahnya, berada diperbukitan dan aliran sungai. Dan apabila menghadapi musim penghunjan, Musi Rawas sangat rawan terjadi bencana alam baik Bencana Alam banjir luapan air sungai maupun rawan terhadap bencan Angin Puting Beliung.

Sementara terkait kesiapan, terutama dalam menanggulangi dampak terjadinya bencana alam di tahun 2026 ini. Dikatakan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Musi Rawas Muhammad Rozak S.E tentunya, dalam menanggulangi dari pada dampak bencana alam. Dinsos Musi Rawas memastikan akan siap siaga bencana, sebagai tugas dan fungsi (Tupoksi) menanggulangi dampak bencana, yang mana nantinya siap menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam.

“Akan tetapi, di tahun 2026 ini untuk anggaran khusus bencana tidak ada. Apalagi, semua karena adanya Efesiensi tidak dianggarkan di APBD. Hanya saja, nantinya kita ada bufferstock bantuan Provinsi,” ungkap Muhammad Rozak didampingi Kabid Limjamsos, Yusi Arnedi ketika dibincangi Linksumatera.co.id diruang kerjanya.

Lebih jauh, disampaikan Muhammad Rozak bufferstock dimaksud diantaranya berupa bantuan sembako beras, bersama makanan siap saji. Lalu, bantuan lainya seragam sekolah, alat pendukung untuk tidur bagi korban bencana seperti tiker dan lainya.

Senada disampaikan, Kabid Limjamsos, Yusi Arnedi bahwa terkait bantuan Dinsos dalam menanggulangi dampak bencana alam, memang untuk di tahun 2026 secara khusus tidak ada dianggarkan di APBD karena Efesiensi. Hanya memang, kembali akan salurkan bantuan  bufferstock  Dari Provinsi yang mana sejak awal tahun telah didrop ke Dinsos Kabupaten/Kota.

“Dan kita Dinsos sifatnya Indesil. Yang mana, kalau ada bencana skala besar melalui Bantuan Tidak Terduga (BTT) dikeluarkan BPKAD melalui. SK Tanggap Darurat dikeluarkan SK BPBD. Itupun disalurkan sesuai penetuan rapat Forum, dibuatkan SK baru dikeluarkanya,” tandasnya.

Penulis : ARIE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *