MUSI RAWAS, LS – Musibah bencana alam banjir, diakibatkan meluapnya sejumlah sungai melanda dua Desa di Kecamatan Selangit dan Kelurahan Terawas Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas.
Bahkan banjir pun, juga merendam ruas jalan lintas sumatera (Jalinsum) KM 29 Semboyan RT 5 Kelurahan Terawas, Kabupaten Musi Rawas sepanjang 50 Meter dengan kedalaman 100 sampai 150 Cm.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, jajaran personel Polsek STL Ulu Terawas Polres Musi Rawas telah turun melakukan monitoring sekaligus mengatur arus lalulintas (Lalin), kendaraan baik roda empat (Mobil) dan roda dua (Motor) melintasi jalinsum.
Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH. S.IK M. H melalui Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Fahrizal membenarkan kejadian musibah banjir melanda sejumlah titik lokasi di Wilayah Hukum Polsek STL Ulu Terawas.
Beberapa titik lokasi banjir yang terpantau, diantaranya banjir terjadi dikecamatan Selangit yakni Desa Taba Renah, jalan desa, jembatan sungai maout ketinggian air 100-150 Cm, jalan sepajang 50 Meter tidak bisa dilalui kendaran bermotor, dan warga beraktifitas menggunakan rakit untuk menyebrang.
Kemudian, banjir desa lubuk ngin beberapa Dusun baik dusun 2,3,5 & 6 terendam air kedalaman 30 sampai 65 Cm dan telah merensam 55 rumah warga.
“Sedangkan banjir Kecamatan STL Ulu Terawas, lokasi terendamnya Jalinsum KM 29 Rt 5 Kelurahan Terawas dengan ketinggian air sampai 60 Cm dengan merendam jalan sampai jarak 50 meter,” bebernya.
Adapun, disebutkan AKP Fahrizal banjir sendiri disebabkan meluapnya sejumlah sungai mulai dari, untuk Desa Taba Rena meluap sungai Makut, Desa Lubuk Ngin meluap sungai lakitan yang menambah debit air sungai semboyan (Anak Sungai Lakitan).
“Sejauh ini, untuk korban jiwa masih belom ada ada. Dan sampai, saat ini kita tetap stabykan personel lakukab evakusi dan pengaturan lalulintas (Gatur) agar situasi kamtibmas berjalan dengan aman dan lancar,” tukasnya.
Penulis : ARIE












